Tekan Angka Kematian Bayi, Ipemi Dukung Pemprov Kaltim

by admin / 15 Mei 2017 / Lihat Video Disini
#

Keterangan Gambar :

 

Tekan Angka Kematian Bayi, Ipemi Dukung Pemprov Kaltim

SAMARINDA - Pembangunan kesehatan menjadi salah satu program prioritas Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masa depan. Fokus pembangunan kesehatan itu diantaranya adalah perawatan kepada wanita pada masa usia subur, termasuk terkait sistem reproduksi, kehamilan dan melahirkan.

Karena itu, pemprov menyambut baik kehadiran Ikatan Perawat Maternitas Indonesia (Ipemi) Provinsi Kaltim yang baru saja dilantik. Ipemi diharapkan dapat konsisten mendorong penerapan keperawatan maternitas yakni bentuk pelayanan profesional keperawatan kepada wanita pada masa usia subur, sistem reproduksi, kehamilan dan melahirkan. 

"Para perawat yang tergabung dalam Ipemi Kaltim hendaknya dapat terus meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ini sangat penting dan menjadi perhatian pemerintah dalam upaya mengurangi angka kematian ibu dan anak, serta melahirkan generasi yang sehat, kuat dan berkualitas, " kata Gubernur Awang Faroek Ishak diwakili Kepala Bidang Kesetaraan Gender Dinas  Kependudukan dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A ) Kaltim Mahrita pada pelantikan pengurus Ipemi Kaltim periode 2017-2020  yang diketuai Anik Puji Rahayu M.Kep di Ruang Rembulan RSUD AWS Samarinda, Minggu (14/15).

Dikatakan Ipemi Kaltim diharapkan dapat terus memantapkan eksistensi, kiprah dan peran  organisasi sebagai mitra pemerintah di bidang kesehatan.  Organisasi inipun harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan.

Apalagi, Kaltim masih menghadapi permasalahan rendahnya derajat kesehatan yang diindikasikan dengan masih tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) disebabkan masih minimnya pengetahuan para ibu dan pasangannya terhadap kesehatan ibu melahirkan.   

Ketua Umum Ipemi Pusat Ulty Desmarnita SKp, MKes mengatakan organisasi ini memiliki peran memfasilitasi perawat maternitas  untuk dapat mengembangkan diri menjadi tenaga keperawatan pada bidang keperawatan meternitas. 

"Komitmen kami juga mendukung sukses program-program pemerintah," katanya.

Ulty Desmarnita mengharapkan         agar program Ipemi Kaltim dapat berkontribusi dan bersinergi dengan program-program pemerintah untuk mengatasi dan menurunkan  angka kematian ibu dan angka kematian bayi, maupun masalah kesehatan lainnya.

"Ipemi juga harus bisa bekerjasama dengan organisai profesi lain," pinta Ulty Desmarnita.

Sementara Ketua Ipemi Kaltim Anik Puji Rahayu menegaskan pihaknya siap mendukung sukses program-program  pemerintah dengan menyiapkan program pendampingan pada wanita mulai hamil hingga manopause.  

"Ipemi Kaltim siap bersinergi dengan program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan khususnya dalam memberikan profesional keperawatan kepada wanita pada masa usia subur, berkaitan dengan sistem reproduksi, kehamilan dan melahirkan," ujarnya.

acara juga dirangkai dengan seminar inovasi keperawatan luka modern dan penatalaksanaan gestasional diabetes melitus dengan pembicara Ketua Ipemi Pusat Ulty Desmarnita. (mar/sul/humasprov)