Untag Harus Jadi Bagian dari Agen Pembangunan 

by admin / 17 Mei 2017 / Lihat Video Disini
#

Keterangan Gambar : Pengguntingan pita oleh Gubernur Awang Faroek Ishak menandai peresmian Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda. (seno/humasprovkaltim)

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak resmi membuka Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) di Jalan Juanda Samarinda. Setelah diresmikan, Perpustakaan Untag resmi beroperasi untuk mahasiswa, pelajar bahkan masyarakat.

Keberadaan perpustakaan ini diharapkan dapat lebih mendorong semua komponen Untag untuk lebih berinovasi dan menjadi agen pembangunan di daerah. Artinya, melalui pengetahuan yang dimiliki atau diterima para mahasiswa dapat memberikan sumbangan pemikiran yang cerdas kepada pemerintah daerah.

“Alhamdulillah Untag sudah memiliki perpustakaan dengan fasilitas yang representatif. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pengetahuan para mahasiswa maupun dosen kampus ini semakin berkualitas dan berkontribusi menjadi bagian dari agen pembangunan di daerah,” kata Awang Faroek Ishak usai peresmian Perpustakaan Untag Samarinda, Selasa (16/5).

Melalui sarana tersebut akan banyak ilmu yang didapat para mahasiswa maupun dosen. Sehingga akan menambah pengetahuan dan wawasan sebagai referensi selama masa perkuliahan.  

Meski perpustakaan ini milik Untag, tetapi siapa saja bisa berkunjung dan mencari referensi pengetahuan. Karena, semakin banyak referensi maka semakin banyak pengetahuan yang bisa diperoleh. 

Perpustakaan ini harus terus dilengkapi berbagai buku bacaan dan sarana komputer internet. Gubernur Awang Faroek Ishak juga menyumbangkan sejumlah buku untuk perpustakaan ini.

“Kami sangat menunggu kontribusi pemikiran dari dosen dan mahasiswa Untag untuk mengatasi permasalahan banjir atau bagaimana mengatasi permasalahan pertambangan di Kaltim,” sebut Awang.

Rektor Untag Marjoni mengatakan kampus tersebut sebelumnya sudah memiliki perpustakaan, tetapi tidak representatif. Selain sering kebanjiran, sarana komputer untuk data buku bacaan pun belum dilengkapi.

“Kami bersyukur, karena Pemprov Kaltim khususnya Gubernur Awang Faroek Ishak turut membantu kelengkapan referensi buku-buku di perpustakaan ini. Semoga bermanfaat,’ ucap Marjoni. (jay/sul/es/humasprov)