Kalimantan Timur
Bahagia dan Bangga Melihat Umat Beragama di Kaltim Hidup Damai Isran : Kita Butuh Pertolongan Tuhan

Foto Adi Suseno / Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalimantan Timur

BALIKPAPAN - Gubernur Kaltim H Isran Noor memastikan selama kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi tidak akan pernah ada diskriminasi dalam perlakuan dan kebijakan.

 

"Saya sebagai Gubernur, mencintai seluruh  rakyat Kalimantan Timur,  dengan tidak membeda-bedakan, apalagi bersikap  diskriminasi  dengan soal agama. Bukan model saya begitu," tegas Gubernur Isran Noor saat membuka Musyawarah Daerah XIV Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Majelis Daerah Kalimantan Timur di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (17/5/2022).

 

Gubernur justru mengaku sangat bangga dan bahagia ketika melihat semua umat beragama di Kaltim hidup rukun dan damai dengan taat menjalankan ibadah masing-masing.

 

Isran melanjutkan, hal itu sekaligus menjadi kontribusi yang sangat besar bagi kedamaian, kesejahteraan dan bukti kasih sayang Tuhan kepada hamba-Nya.

 

"Jujur saya bangga dan sangat bahagia melihat banyaknya jemaah sore ini. Walaupun saya harus menunggu cukup lama. Tidak apa-apa. No problem," canda Gubernur disambut tawa dan aplaus sekitar 500an peserta Musda yang berasal dari berbagai daerah di Kaltim itu.

 

Selain itu, Gubernur Isran Noor menyampaikan bahwa Kaltim sangat membutuhkan sokongan energi dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk membangun daerah ini. "Kita tidak bisa berbuat apa-apa tanpa pertolongan Tuhan," ucapnya.

 

Dia yakin GPdI akan terus bersama pemerintah membangun dan meningkatkan keimanan umat 

 

"Sebab kalau iman kurang kuat, dia akan selalu mencari kesalahan orang lain. Tidak bagus itu. Padahal semua kan ada hikmahnya. Misal pandemi Covid.  Harga CPO dan batu bara melonjak naik," ungkap Isran.

 

Ketua Majelis Daerah GPdI Kaltim Pdt Herry Yan Andro Pelealu berterima kasih atas dukungan dan perhatian Gubernur Isran Noor kepada warga Pantekosta di Kaltim.

 

"Mari kita doakan beliau. Semoga selalu sehat dan apa-apa yang beliau rencanakan semua berjalan sukses dan lancar," kata Pdt Yan Andro Pelealu dan langsung diaminkan seluruh hadirin.

 

Musda GPdI tahun ini mengangkat yang tema "Menjadi jemaat GPdI Berkarakter Kristus dan berdampak bagi dunia", sekaligus juga akan memilih ketua baru untuk periode 2022-2027.

 

Hadir dalam acara tersebut Bendahara Umum Majelis Pusat GPdI Brandon Lumatauw. (sul/adpimprov kaltim)

Berita Terkait