TANJUNGPINANG - Dinas Perindustrian Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim melakukan studi banding ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Studi banding dipimpin langsung Kepala Disperindagkop dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor.
"Jujur kami harus banyak belajar dari Provinsi Kepulauan Riau karena di sini banyak berkembang industri, dimana tujuan pasar dan perdagangannya adalah ekspor. Ini harus kita pelajari dari Kepri," kata Roby saat memberi sambutan dalam pertemuan yang digelar di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (21/6/2021).
Selain bermaksud mempelajari implementasi kebijakan industri dan perdagangan yang berkaitan dengan regulasi pusat dan kebijakan daerah, Disperindagkop dan UKM Provinsi Kaltim juga ingin mempelajari cara pengelolaan distribusi LPG 3 kg di Kota Tanjungpinang.
"Kementerian pusat merekomendasi kami untuk belajar soal distribusi LPG 3 kg ini ke Kepri, khususnya ke Kota Tanjungpinang," sebut Roby.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau H Burhanuddin mengungkapkan provinsi dengan semboyan "Berpancang Amanah, Bersauh Marwah" itu memiliki 29 kawasan industri di Batam, 2 kawasan industri di Bintan, dan1 kawasan industri di Bintan.
Industri unggulan di Kepri antara lain industri elektronika dan telematika, industri pembangkit energi, mesin dan perlengkapannya, industri alat transportasi, industri pangan dan pangan fungsional, serta industri farmasi, kosmetik dan alat-alat kesehatan.
"Sepanjang Januari-Mei 2021, neraca perdagangan Provinsi Kepri surplus US$ 33,74 juta. Ekspor kami US$ 6,328 miliar sementara impor US$ 6,294 miliar," ungkap Burhanuddin penuh semangat.
Sementara untuk pertanyaan seputar kondisi Kepri sebelum dan sesudah keberadaan Badan Otorita dan kawasan-kawasan industri tersebut, Burhanuddin akan menjawabnya secara tertulis lengkap dengan sejarah panjang lahirnya kawasan-kawasan industri di Kepri.
Sedangkan soal sukses penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran di Kota Tanjung Pinang dijawab lugas oleh Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang Muhammad Amin.
Mendampingi Kadisperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor dalam kunjungan ini Kabid Perdagangan Henny Purwaningsih, Kabid Industri Erwinsyah, Kabid PKPB Rumiati dan Kepala UPTD BPSMB Nazly serta sejumlah staf (sul/humasprov kaltim)
16 Maret 2013 Jam 00:00:00
Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
01 November 2019 Jam 01:24:55
Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
12 Agustus 2020 Jam 21:31:02
Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
08 Desember 2023 Jam 18:56:58
Gubernur Kaltim
08 Desember 2023 Jam 18:03:53
Gubernur Kaltim
08 Desember 2023 Jam 14:07:24
Gubernur Kaltim
08 Desember 2023 Jam 11:20:15
Gubernur Kaltim
08 Desember 2023 Jam 11:18:01
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur
06 Januari 2014 Jam 00:00:00
Pertanian dan Ketahanan Pangan
14 Maret 2022 Jam 15:54:00
Ibu Kota Negara
08 April 2013 Jam 00:00:00
Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri
06 Juni 2022 Jam 19:30:28
Informasi dan Komunikasi
11 September 2019 Jam 23:31:22
Pendidikan
26 Februari 2013 Jam 00:00:00
Pertahanan Keamanan
20 Desember 2016 Jam 00:00:00
Gubernur Kaltim
16 Oktober 2014 Jam 00:00:00
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
24 Maret 2020 Jam 12:35:07
Administrasi Pembangunan
22 Juni 2015 Jam 00:00:00
Pembangunan