Kalimantan Timur
Generasi X dan Z Bakal Jadi Pemain Utama Pembangunan Kaltim

foto: Adi Suseno

 

 

SAMARINDA - Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menjadi narasumber Diskusi Publik Transformasi Pembangunan Menuju Kalimantan Timur Maju, Adil dan Berkelanjutan. Diskusi ini fokus pada  pencapaian, arah kebijakan dan tantangan di era strategis. Diskusi digelar di Gedung Prof Mas Jaya Kampus Unmul, Gunung Kelua Samarinda, Selasa 30 Januari 2024.

 

Sekda Sri menegaskan transformasi dimaksud adalah adanya harapan besar bagi rakyat Kaltim terhadap generasi muda saat ini, baik milenial, Z maupun X. 

 

"Saat ini sepertiga penduduk Kaltim didominasi generasi X dan Z serta milenial. Nah, mereka inilah nantinya menjadi pemain utama dalam pembangunan Kaltim 20 tahun akan datang," ucap Sri Wahyuni usai acara  yang dihadiri sejumlah kepala OPD Pemprov Kaltim. 

 

Mendukung transformasi tersebut, maka saat ini orang-orang tua merencanakan apa yang disiapkan atau dilakukan di masa akan datang. 

Karena itu, mereka atau generasi X dan Z serta milenial saat ini harus tahu apa yang sudah dibangun para pendahulunya. Artinya, yang dipikirkan saat ini Kaltim akan mencapai apa dan bagaimana mencapainya. 

 

"Jadi, pemain utama ke depan adalah Generasi Z dan X serta milenial yang ada saat ini. Karena itu, ke depan dominasi penduduk Kaltim 20 tahun ke depan adalah generasi tersebut," jelasnya. 

 

Selanjutnya, besar harapan Pemprov Kaltim dengan tujuan akhir menuju Indonesia Emas, yaitu Kaltim yang berhubungan dengan IKN mampu mendapatkan manfaat besar. Mulai mewujudkan Kaltim maju, berkeadilan dan pembangunan berkelanjutan. 

 

"Artinya, pertumbuhan ekonomi bagus, konservasi lingkungannya tetap terjaga dengan baik. Inilah yang harus dijaga secara tepat. Termasuk, daya saing SDM Kaltim diharapkan bonus demografi yang diterima betul-betul bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," jelasnya. 

 

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Dr Nataniel Dengen didampingi PIC kegiatan Diskusi Publik Dr Erwiantono menjelaskan tujuan utama diskusi tersebut adalah menjaring isu strategis dan gagasan dari akademisi Universitas Mulawarman, dalam rangka penyusunan RPJPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025-2045 dalam lingkup transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola. 

 

Kemudian membuka ruang partisipasi aktif stakeholders/akademisi dalam proses  penyusunan perencanaan pembangunan daerah.

 

Hadir narasumber lainnya Wakil Ketua  Komisi X DPR RI  Hetifah Sjaifudian.(jay/sul/ky/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation