Kalimantan Timur
Gubernur Bertanya, Ternak Ayam Apa Masuk Persaingan Usaha?

Foto Ahmad Riyandi / Biro Adminsitrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalimantan Timur

SAMARINDA - Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Ukay Karyadi melakukan penandatanganan kerja sama pengawasan kemitraan dan persaingan usaha di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (26/7/2022).

 

“Di Kaltim rasanya tidak ada yang monopoli. Misalnya di perkebunan sawit. Sudah ada kerja sama plasma inti,” kata Gubernur Isran Noor.

 

Sebagian perusahaan sawit sudah bekerja sama sangat baik dengan masyarakat setempat lewat koperasi. “Bahkan sudah ada yang dijadikan mitra utama perusahaan,” tambah Gubernur.

 

Satu hal yang dipertanyakan Gubernur Isran Noor adalah soal peternakan ayam.

 

“Ternak ayam ini masuk persaingan usaha apa bukan? Karena ada yang kuasai mulai dari pakan sampai pemasarannya. Baik telur maupun daging ayamnya,” lanjut Gubernur. 

 

Praktik seperti ini menurut Gubernur Isran Noor tentu akan menyulitkan pengusaha lokal. Sebab semua berada dalam kontrol pengusaha yang menguasai pakan hingga pemasaran telur dan dagingnya. Model monopoli seperti ini tentu akan sangat membahayakan dan berpotensi menciptakan inflasi.

 

Karena itu kata Gubernur, pengawasan kemitraan dan persaingan usaha ini harus ditindaklanjuti, dan mengubahnya menjadi peluang hingga terjalin kemitraan yang lebih baik. 

 

“Intinya kesetaraan untuk berusaha,” sambung Gubernur.  

 

Sebelumnya, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Ukay Karyadi menyampaikan pihaknya akan terus mengawasi kondisi persaingan usaha dan kemitraan, termasuk dengan koperasi dan UMKM.

 

“Kami akan terus mengawasi persaingan usaha dan kemitraan, termasuk dengan UMKM. Jadi kemitraan, bukan eksploitasi,” kata Ukay Karyadi.

 

KPPU juga mendapat tugas khusus untuk mengawal proses pengadaan barang dan jasa untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

 

“Umumnya kesalahan itu terjadi bukan karena kesengajaan, tapi ketidaktahuan. Kami siap mendampingi dan mengedukasi agar pemindahan ibu kota nantinya berdampak pada kemakmuran rakyat,” tandasnya.

 

Acara juga dihadiri Sekjen KPPU Charles Pandji Dewanto, Sekretaris TKKSD Kaltim  yang juga Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Kaltim Deni Sutrisno, Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim H Sa’duddin, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan H Munawwar dan Kepala Kantor Wilayah V KPPU Balikpapan Manaek SM Pasaribu. (sul/ky/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Eks Tambang Jadi Peternakan
Eks Tambang Jadi Peternakan

10 Oktober 2020 Jam 00:30:29
Peternakan

Peternak Panen, Harga Ayam Stabil
Peternak Panen, Harga Ayam Stabil

06 Agustus 2018 Jam 19:21:20
Peternakan

Mukmin: Tingkatkan Sinergitas ABG
Mukmin: Tingkatkan Sinergitas ABG

24 September 2014 Jam 00:00:00
Peternakan

Government Public Relation