Kalimantan Timur
Gubernur Isran Hadiri The 6Th ASCN di Bali

Foto Adi Suseno / Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov.Kaltim

BALI - Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor menghadiri pertemuan tahunan The 6Th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) di Bali, Rabu (12/7/2023).

 

Opening ceremony di The Imperial Ballroom Intercontinental Resort, dihadiri 11 delegasi negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, terdiri Indonesia (tuan rumah), Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, Singapura, Filipina, Laos, Myanmar, Kamboja dan Timur Leste.

 

Annual meeting yang dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis (12-13 Juli), diawali sambutan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn (secara virtual) dan welcome remarks oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

 

"Hari ini, saya berharap kita dapat berdiskusi dan merekomendasikan kepada para pemimpin kita bagaimana membangun pondasi yang kuat untuk masa depan kota pintar (smart city) ASEAN," kata Mendagri Tito Karnavian.

 

Selain itu, visi jangka panjang dan kapasitas yang lebih kuat untuk memungkinkan kota pintar ASEAN menghadapi tantangan masa depan.

 

"Bersama kita akan mencapainya," ungkapnya.

 

Harapan itu menurut Mendagri, tidak terbatas pada sekadar sharing based practice, tetapi saling belajar lebih dalam bahkan kerja sama yang nyata untuk keuntungan bersama (ASEAN).

 

Acara tahunan ini, ujarnya, mengupas berbagai permasalahan perkotaan mulai transportasi, hunian, pelestarian lingkungan, ketentraman dan ketertiban masyarakat yang menjadi masalah di kota-kota saat ini. 

 

"ASCN sebagai platform kerja sama bagi kota-kota dari negara anggota ASEAN dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang cerdas dan berkelanjutan dengan menggunakan teknologi sebagai pendukung," jelas mantan Kapolri ini.

 

Usai menghadiri pembukaan pertemuan tahunan ASCN 2023, Gubernur Isran Noor menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltim terus mendorong kabupaten dan kota menjadi kota cerdas, terutama tiga kota yakni Samarinda, Balikpapan dan Bontang.

 

"Kita sangat setuju dan mendukung kota cerdas ini, berarti pemerintahnya smart dan mampu menerapkan serta mengembangkan aplikasi yang terintegrasi, terutama dalam hal pelayanan publik," kata Gubernur Isran Noor.

 

Bagi orang nomor satu Benua Etam ini, kota cerdas mengandalkan teknologi informasi dan perangkat daerah di kota maupun kabupaten wajib menyiapkannya.

 

"Pengelolaan kota cerdas, tidak terlepas validasi data dan mengandalkan integrasi teknologi dan digitalisasi," ujarnya lagi.

 

Annual Meeting ASCN 2023, dihadiri Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr Safrizal, delegasi negara anggota ASEAN, ASCN National Representatives (NRs), Chief Smart City Officers (CSCOs), dan pejabat pendamping Sekjen ASEAN, instansi pemerintah dan swasta dari mitra eksternal ASEAN.(yans/sul/ky/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation