Kalimantan Timur
Gubernur Minta Giatkan Kerja Sama Dengan Provinsi Hingga Negara Lain

Foto Netilyawati / Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalimantan Timur

YOGYAKARTA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor resmi membuka Kaltim Exhibition Home of Nusantara di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949, Komplek Benteng Vredeburg Yogyakarta, Sabtu (2/7/2022). 

 

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Isran Noor didampingi Gubernur DI Yogyakarta diwakili Sekretaris Daerah Raden Kadarmanta Baskara Aji, Duta Besar Venezuela untuk Indonesia HE Radamés Jesús Gómez Azuaje, perwakilan Kedutaan Besar Maroko, Serbia dan Belarusia, serta Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Timur Raihan Fida Nuzband.

 

Gubernur Isran Noor mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan Bankaltimtara. 

 

“Terima kasih kepada Badan Penghubung Provinsi Kaltim, anggaplah ini sebagai silaturahmi, menyambung tali persaudaraan antara masyarakat Kaltim dengan masyarakat dari seluruh nusantara yang ada di Yogyakarta. Yang sudah mulai bisa melakukan kegiatan aktif setelah sekitar dua tahun terkurung dan terbatasi oleh pandemi Covid-19,” ucap Isran Noor. 

 

Dia meyakini kegiatan promosi potensi pariwisata dan investasi ini akan berkembang maju pesat di Kaltim, karena memang berbagai kegiatan akan terjadi setelah terjadi perbaikan dalam penanganan Covid-19.

 

“Juli 2022 ini, puluhan pengusaha travel dari Yogyakarta akan datang ke Kaltim. Artinya mereka sudah memahami bahwa Kaltim itu memiliki potensi untuk bisa bekerjasama di bidang pariwisata. Demikian halnya bekerjasama dengan negara-negara yang malam ini mengirimkan duta besar maupun perwakilannya menghadiri Kaltim Exhibition Home of Nusantara 2022,” harap mantan Bupati Kutai Timur ini. 

 

Sekda DI Yogyakarta Raden Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena telah dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Kaltim Exhibition Home of Nusantara 2022. Dirinya pun berharap budaya kesenian dan adat istiadat khas Kalimantan Timur semakin dikenal oleh masyarakat luas, dengan begitu akan semakin meningkatkan minat kunjungan wisata baik dari domestik maupun internasional.

 

“Saya akan meminta kepada Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Yogyakarta untuk turut mempromosikan wisata Kalimantan Timur kepada wisatawan yang datang ke Yogyakarta, agar setelah mengunjungi Yogya untuk bisa mengunjungi Kalimantan Timur,” kata Baskara Aji. 

 

“Jika perlu Pemerintah Provinsi Kaltim bisa membuka tourism information centre (TIC) di Malioboro sini untuk lebih memperkenalkan potensi pariwisata maupun investasi di Kaltim,” tambahnya. 

 

Sebelumnya, Kepala Badan Penghubung Provinsi Kaltim Raihan Fida Nuzband menjelaskan Kaltim Exhibition ini merupakan ajang rutin tahunan untuk mempromosikan dan menginformasikan potensi seni budaya, pariwisata, investasi hingga produk unggulan yang dimiliki Kalimantan Timur. 

 

“Dengan tujuan dapat meningkatkan investasi dan arus kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Kalimantan Timur,” jelasnya. 

 

Selain menampilkan berbagai tarian dan musik serta peragaan busana tradisional khas Kaltim, juga dimeriahkan dengan pameran dari Disperindagkop dan UKM serta Dekranasda Kaltim, Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, DPMPTSP, termasuk menampilkan olahraga tradisional khas Kaltim dari Dinas Pariwisata. Juga dimeriahkan dengan penampilan dari Dinas Kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta. 

 

Tampak hadir, Kepala Diskominfo Kaltim HM Faisal, Kepala Biro dan Kepala Dinas Kebudayaan DI Yogyakarta Cahyo Widayat. (her/sul/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation