Kalimantan Timur
Kinerja 22 Perusahaan Sawit Memperoleh Nilai E

SAMARINDA – Kinerja 22 dari 43 perusahaan yang bergerak di subsektor perkebunan,  khususnya komoditi kelapa sawit  yang beroperasi di Kaltim dan Kaltara, mendapat penilaian E yang dilakukan Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim
Bobot  nilai yang diberikan untuk tahap pembangunan yakni nilai A (baik sekali) dengan skala 80-100, nilai B (baik) dengan skala 60-80, nilai C (sedang) dengan skala 40-60, nilai D (kurang) dengan skala 20-40 dan nilai E (kurang sekali) dengan skala 0-20.
Namun penilaian terhadap  43 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Paser serta Malinau dan Bulungan itu belum satupun yang memperoleh nilai A atau baik sekali untuk kegiatan pembangunan.
Terdapat dua perusahaan yang memperoleh nilai B (baik) dan 16 perusahaan yang memperoleh penilaian C (sedang). Sementara 22 perusahaan yang memperoleh nilai E (kurang sekali) dan tiga perusahaan nilai D (kurang).
Menurut Kepala Disbun Kaltim Hj Etnawati, Penilaian Usaha Perkebunan (PUP) merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pertanian sekaligus upaya membangun perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kaltim.
“Aspek penilaian meliputi tahap pembangunan yang dilakukan masing-masing perusahaan perkebunan terkait legalitas dan sistem manajemen, sistem penyesuaian hak atas tanah, sistem realisasi pembangunan kebun dan unit pengolahan,” ujar Hj Etnawati.
Selain itu, sistem kepemilikan sarana dan prasarana serta sistem pencegahan dan pengendalian kebakaran, sistem penerapan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan atau UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan), sistem penumbuhan dan pemberdayaan masyarakat/koperasi setempat dan sistem pelaporan.
Berikutnya lanjut Etna, hasil penilaian tersebut akan disampaikan kepada masing-masing kepala daerah khususnya Bupati maupun Gubernur Kaltim dengan tembusan kepada Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
“Atas dasar penilaian tersebut maka Disbun Kaltim memberikan saran dan pertimbangan atas kinerja perusahaan yang disampaikan kepada Dirjen Perkebunan serta Gubernur Kaltim dan Bupati setempat,” ungkap Etnawati.(yans/hmsprov).

///FOTO : Gubernur Awang Faroek Ishak didampingi Kepala Disbun Kaltim Hj Etnawati menyerahkan penghargaan kepada perusahaan perkebunan  di Kaltim dan Kaltara.(jaya/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Harga TBS Sawit Naik
Harga TBS Sawit Naik

05 November 2014 Jam 00:00:00
Perkebunan

Harga TBS Sawit Oktober Kembali Naik
Harga TBS Sawit Oktober Kembali Naik

30 September 2013 Jam 00:00:00
Perkebunan

NKT Terkait Aspek Biodiversity
NKT Terkait Aspek Biodiversity

12 November 2019 Jam 23:01:38
Perkebunan

Disbun Intensif Gelar SLPHT
Disbun Intensif Gelar SLPHT

15 Juli 2013 Jam 00:00:00
Perkebunan

Government Public Relation