Kalimantan Timur
Pemprov Apresiasi Kerja Sama Polda Kaltim dan PKT Soal Pengawalan Pupuk Subsidi Sampai ke Petani

Foto Adi Suseno / Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalimantan Timur

SAMARINDA - Gubernur Kaltim diwakili Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Senin (7/2/2022) malam.  

Nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto dan Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi berisi tentang perjanjian kerja sama penyelenggaraan jasa pengamanan dari Polda Kaltim di wilayah kerja PKT di Bontang serta pengawalan distribusi pupuk subsidi kepada petani di wilayah Kaltim dan sekitarnya.  

“Pemprov Kaltim menyambut baik atas penandatanganan kerja sama ini. Semoga kerja sama ini bisa terjalin dengan baik dan sinergi dalam rangka pelaksanaan pengamanan, pengawalan dan penegakan hukum penyaluran pupuk,” kata Riza Indra Riadi.  

Apalagi, lanjut Riza, Kaltim sudah ditetapkan sebagai ibu kota negara (IKN) dan berkekuatan hukum dengan disahkannya UU IKN oleh DPR-RI pada 18 Januari 2022 lalu. Sehingga dapat dipastikan pembangunan IKN berdampak luas terhadap pembangunan pertanian di Kaltim, Pulau Kalimantan, wilayah Indonesia Timur dan pembangunan di berbagai sektor lainnya di Indonesia secara umum.  

“Mengingat IKN sudah ditetapkan di Kaltim, sebagai objek vital nasional (obvitnas), PKT patut mendapatkan pengamanan ekstra dan kerja sama dengan Polda Kaltim sangat penting dan strategis. Dengan begitu, semoga pembangunanpembangunan sektor pertanian di Kaltim semakin meningkat dengan dukungan ketersediaan pupuk bersubsidi yang sangat dibutuhkan petani. Begitu pula dengan penyalurannya dapat terlaksana dengan baik karena mendapat dukungan pengamanan dan pengawalan yang baik dari Polda Kaltim,” harapnya.  

Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan pertemuan yang memberikan kehangatan dan dapat terus menyambung silaturahmi ini merupakan momentum untuk memperkuat langkah dan upaya dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Kaltim. Ketahanan pangan, lanjut dia, merupakan tiang penyangga dan penggerak perekonomian nasional. Untuk mengoptimalkan sektor pertanian di Kaltim, diperlukan peran aktif dari semua pihak, salah satunya melalui pemenuhan kebutuhan pupuk subsidi bagi petani.  

“Distribusi pupuk subsidi sangat penting. Satgas pangan menjadi prioritas di Mabes Polri, tidak terkecuali di Polda Katim, artinya harus dimaksimalkan dan dioptimalkan. Polda Kaltim siap memberikan pengamanan dan pengawalan terhadap proses produksi maupun distribusi pupuk subsidi ke masyarakat petani,” tegas mantan ajudan Presiden SBY ini.  

Sementara, Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengungkapkan pabrik PKT mampu memproduksi pupuk urea 3,4 juta ton/tahun, dengan sekitar 700 ribu ton disalurkan untuk kebutuhan pupuk subsidi. Pupuk subsidi menjadi komoditi yang sangat strategis untuk mencapai ketahanan pangan di Indonesia.  

“Kerja sama ini untuk pengamanan wilayah kerja PKT sebagai obvitnas sehingga kegiatan produksi berjalan lancar, hingga pengawalan untuk memastikan produk itu bisa sampai ke petani sasaran sebagaimana diharapkan pemerintah. Terima kasih juga kami ucapkan kepada Pemprov Kaltim dan Pemkot Bontang yang selalu mendukung kegiatan PKT sehingga bisa terus berkembang dalam membantu mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ungkapnya. 

Tampak hadir Wali Kota Bontang Basri Rase, Kapolresta Samarinda Kombes Polisi Ary Fadli, Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi,  jajaran Polda Kaltim dan PKT. (her/sul/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation