Kalimantan Timur
Penyandang Disabilitas Wajib Diistimewakan


   

SAMARINDA - Pemprov Kaltim berkomitmen ke depan penyandang disabilitas wajib mendapatkan keistimewaan dalam kehidupan bermasyarakat, baik di lingkungan pekerjaan hingga sosial.

Hal ini diharapkan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, karena kondisi tersebut di berbagai Negara di dunia penyandang disabilitas mendapatkan tempat yang istimewa ketika mereka menjalani aktivitas. Bahkan untuk antri ketika mengurus berbagai keperluan masyarakat, jalur khusus penyandang disabilitas pun disiapkan.

“Kondisi ini saya alami sendiri, ketika saya melaksanakan kedinasan di luar negeri baru-baru ini. Mulai Rusia, Uzbekistan, Australia dan Makkah. Ternyata penyandang disabilitas, khususnya yang menggunakan kursi roda mendapatkan keistimewaan atau kekhususan, sehingga tidak menganggu manusia normal lainnya,” kata Awang Faroek Ishak ketika menerima kedatangan kontingen Peparnas Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (1/11).

Keistimewaan ini diharapkan juga dialami penyandang disabilitas di Kaltim, sehingga penyandang disabilitas mendapat tempat yang terhormat, yakni sama dengan manusia normal lainnya.

Artinya, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang baik oleh siapa saja, baik di lingkungan pemerintahan maupun swasta. Bahkan, bagi penyandang disabilitas yang masih menganggur ke depan mendapat prioritas utama diterima oleh pihak perusahaan ketika digelar job fair setiap tahun.

"Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim saya harapkan dapat menyampaikan kepada pihak pengusaha yang mengikuti job fair, agar memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk diterima sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing,” jelasnya.

Selain itu, ke depan penyandang disabilitas juga harus menguasai komputer, sehingga mampu bersaing dengan manusia normal lainnya. Awang menegaskan hingga akhir jabatannya nanti penyandang disabilitas akan mendapat perhatian khusus.

“Karena itu, ke depan di toko-toko maupun di kantor-kantor khususnya di tempat umum harus ada tempat bagi penyandang disabilitas,” harap Awang. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Penanganan Masalah Sosial di Kaltim
Penanganan Masalah Sosial di Kaltim

02 Oktober 2013 Jam 00:00:00
Sosial

Lindungi Anak dengan Teladan yang Baik
Lindungi Anak dengan Teladan yang Baik

16 Agustus 2014 Jam 00:00:00
Sosial

Kaltim Bebas Lokalisasi Prostitusi 2019
Kaltim Bebas Lokalisasi Prostitusi 2019

01 Maret 2016 Jam 00:00:00
Sosial

Lomba B2SA Tingkat Provinsi Awal September
Lomba B2SA Tingkat Provinsi Awal September

19 Agustus 2014 Jam 00:00:00
Sosial

Mensos akan ke Bulungan
Mensos akan ke Bulungan

07 Februari 2013 Jam 00:00:00
Sosial

Penghargaan Harus Jadi Motivasi
Penghargaan Harus Jadi Motivasi

29 Mei 2013 Jam 00:00:00
Sosial

Government Public Relation