Kalimantan Timur
Pimpin Apel Simulasi Sispamkota Pemilu 2024 Wagub Hadi Sampaikan 5 Pesan Penting

Foto Hudais Tri Putra / Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov.Kaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi didaulat memimpin Apel Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka Pengamanan Pemilu 2024 yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim di eks Bandara Temindung Samarinda, Kamis (7/9/2023). 

 

Wagub Hadi Mulyadi mengatakan sesuai jadwal pemilu presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif (DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota) secara serentak 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024. Kemudian pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah pada 27 November 2024. 

“Dengan waktu yang semakin mendekat dan suhu politik yang kian memanas, maka saat ini sangat diperlukan kesiapsiagaan pengamanan pemilu agar situasi dan kondisi masyarakat dan daerah  di Kaltim tetap dalam keadaan yang aman, tertib, terjaga dan kondusif,” kata Wagub Hadi Mulyadi.  

Terkait hal tersebut, Wagub Hadi berpresan agar seluruh pihak terkait, khususnya petugas pengamanan pemilu dapat terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik dalam pengamanan tahapan-tahapan Pemilu 2024 mendatang guna menciptakan suasana aman dan kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Timur. 

Ada lima pesan penting yang disampaikan Wagub Hadi Mulyadi. Pertama, kepada semua pihak terkait penyelenggaraan pemilu dan masyarakat pada umumnya, berkewajiban menjaga dan mengawal tahap demi tahap pelaksanaan pemilu serentak 2024, sehingga terlaksana sukses dengan asas yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas dan rahasia, serta jujur dan adil (luber jurdil). 

Kedua, setiap petugas pengamanan pemilu melaksanakan tugasnya berdasarkan standar operasional prosedur (SOP), cepat, tepat, cermat, terukur dan dengan hasil maksimal. Ketiga, setiap petugas pengamanan pemilu harus bersikap netral. Tidak terlibat maupun berpihak kepada peserta maupun simpatisan peserta pemilu tertentu dan menjalankan tugas sesuai dengan kewajiban dan kewenangannya masing-masing. 

“Keempat, kita harus siap siaga dalam situasi dan kondisi apapun. Kelima, mampu bekerja sama dan berkoordinasi yang baik antara pimpinan dengan anggota Tim Pengamanan Pemilu dan dengan semua pihak terkait di dalam masyarakat,” pesan Hadi Mulyadi. 

Pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kaltim Irjen Polisi Imam Sugianto, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji, Kajati Kaltim Hari Setiyono, Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Nyoman Gede Wirya, Kabinda Kaltim Brigjen TNI Hardani Lukianta Adi, Ketua KPU Kaltim Rudiansyah dan Ketua Bawaslu Kaltim Hari Dermanto, serta pimpinan dan perwakilan partai politik peserta pemilu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda melakukan penandatanganan Dekalarasi Masyarakat Kaltim, Siap Mendukung dan Menyukseskan Pemilu Serentak 2024 Damai, Aman dan Akuntabel di Wilayah Kalimantan Timur (No.. Politik Identitas, No.. Money Politic, No.. Sara, No.. Hoax).  

Sebelumnya, dilakukan simulasi pengamanan pemilu dalam situasi rusuh di depan Kantor Bawaslu Provinsi Kaltim yang diperagakan oleh Tim Pengamanan Pemilu Polresta Samarinda. Selain itu dilakukan simulasi penanganan teroris dan simulasi penanganan bom. (her/sul/ky/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation