Kalimantan Timur
Pokdarwis Ujung Tombak Pengembangan Pariwisata

Ichwansyah

SAMARINDA - Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim yang juga Asisten Ekonomi dan Administrasi Pembangunan H Ichwansyah mengharapkan  kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) memiliki kesadaran yang tinggi terhadap potensi wisata yang dimiliki untuk mendukung pengembangan kepariwisataan daerah.

"Masyarakat dan Pokdarwis yang sudah dibentuk merupakan ujung tombak dalam mendukung pengembangan kepariwisataan di daerah dengan selalu menjaga obyek wisata serta mempromosikannya," kata Ichwansyah  di sela pembukaan Grand Final Pemilihan Puteri Pariwisata dan Duta Wisata Provinsi Kaltim 2018 yang digelar di Atrium Mahakam Bigmall Samarinda, Senin (15/10). 

Ditambahkan, keberadaan obyek pariwisata yang ada daerah apabila dikelola dengan baik, maka dampaknya tidak saja pada peningkatan jumlah pengunjung, tetapi secara umum akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat, seperti penjualan kerajinan berupa sovenir, kuliner dan lain sebagainya.   

"Maka dari itu promosi sangat penting untuk memajukan potensi wisata yang kita miliki, baik melalui Puteri Pariwisata, Duta Wisata maupun dari Pokdarwis sendiri harus terus meningkatkan promosi," kata Ichwansyah.

Pemprov Kaltim, lanjut dia terus mengembangkan obyek wisata yang menjadi unggulan di kabupaten/kota se-Kaltim. Obyek wisata unggulan tersebut nantinya diharap menjadi daerah tujuan wisata (DTW) unggulan nasional yang diminati wisatawan nasional dan internasional.

"Itu sebabnya sektor pariwisata tetap menjadi prioritas pembangunan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2013–2018. Utamanya dalam rangka pemenuhan infrastruktur pendukung pengembangannya dan program promosi objek wisata unggulan daerah," paparnya.

Khusus pembangunan infrastruktur pendukung,  lanjut Ichwansyah Pemprov Kaltim sejak beberapa tahun terakhir terus berupaya memenuhinya. Diantaranya membangun bandar udara (bandara), pelabuhan laut, dan jalan guna mempermudah akses transportasi.

"Sedangkan arah kebijakannya mulai dari meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kepariwisataan, diwujudkan dalam Sapta Pesona (aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan), mengembangkan dan mensosialisasikan obyek daya tarik wisata, seni dan budaya daerah dan ekowisata/wisata alam," kata Ichwansyah.  (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation