Kalimantan Timur
Road to G20, Perlu Masukan Pemerintah Daerah

Foto Syaiful Anwar / Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalimantan Timur

BANDUNG - G20 adalah forum yang menghimpun 20 negara dengan kekuatan ekonomi maju dan berkembang dalam kepentingan membahas isu-isu penting perekonomian dunia.

Namun sebelum pelaksanaan G20 di Provinsi Bali pada bulan November mendatang, Kementerian Dalam Negeri selaku Kementerian pemangku untuk Engagement Groups Urban20 melaksanakan

International Seminar Road to G20 dengan mengusung tema "Fostering Collaboration between Citles to Accelerate Solution Towards Climate Change, The Pandemic and Economic Recovery, yang dilaksanakan secara Offline dan online dan dibuka secara online Plh Kepala Badan penelitian dan pengembangan Kemendagri Dr Eko Prasetyanto Purnomo Putro mewakili Plt Sekretaris Kemendagri Suhajir Diantara di Hotel Mercure City Center, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/2/2022).

Eko Prasetyanto berharap International Seminar Road to G20, dapat memberikan pengetahuan bagi seluruh peserta seminar dan menjadi rujukan dalam penentuan kebijakan bagi pemerintah daerah khususnya dalam menangani isu-isu perkotaan di Indonesia.

"Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dukungan dalam penyelenggaraan seminar internasional ini. Kami meyakini bahwa hubungan baik dan kolaborasi yang telah terjalin akan membawa kerja sama yang lebih kuat ke depannya," kata Eko Prasetyanto Purnomo Putro.

Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi mengatakan, International Seminar Road to G20, dalam rangka persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Presidensi G20 pada Bulan Nopember 2022 mendatang di Provinsi Bali.

"G20 merupakan forum bagi para pemimpin pemerintah daerah kota-kota G20, di antaranya untuk melakukan hal-hal penting mengenai aksi terhadap iklim global dan penanganan pandemi serta pembangunan berkelanjutan," ujarnya Riza Indra Riadi, usai pembukaan International Seminar Road to G20.

Sebelum pelaksanaan Presidensi G20 di Bali, lanjut Riza diharapkan ada masukan-masukan dan dukungan pemerintah daerah, baik Pemprov maupun Pemkot, termasuk Pemprov Kaltim.

"Masukan-masukan dalam aksi terhadap iklim global dan penanganan pandemi serta pembangunan berkelanjutan, tentu sangat diharapkan dari pemerintah daerah, baik itu dari gubernur, wali kota, bupati," kata Riza Indra Riadi.

Usai pembukaan International Seminar Road to G20, kemudian dilanjutkan dengan paparan berbagai materi yang disampaikan 19 narasumber dari berbagai profesi dan lembaga.(mar/sul/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation