Kalimantan Timur
Targetkan korban PHK

Warga Selili dan Loa Duri Dilatih Kewirausahaan

SAMARINDA - Pelatihan kewirausahaan bagi pemula yang menjadi program andalan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengembangan Produktivitas Daerah (UPTD PPD), minggu ini dilaksanakan di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kelurahan yang dipilih menjadi target pelatihan adalah Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda (angkatan XVII) dan Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (angkatan XVIII).

Kepala UPTD PPD Disnakertrans Kaltim, Hj Hetty Msi saat mewakili Plt Kadisnakertrans Kaltim membuka pelatihan kewirausahaan bagi pemula angkatan XVII  di Kelurahan Selili menjelaskan, bahwa program pengembangan kewirausahaan kompetitif 2015 ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan semangat kewirausahaan kepada masyarakat. Pengembangan kewirausahaan diarahkan untuk pemanfaatan potensi lokal dengan optimalisasi potensi diri peserta pelatihan.

"Sasaran program ini adalah masyarakat yang akan memulai usaha, pelaku usaha yang ingin lebih mengembangkan usaha dan para korban pemutusan hubungan kerja atau PHK. Dulu, masyarakat di sini banyak bekerja di industri perkayuan," kata Hetty.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan selama 6 hari tersebut,  setiap peserta akan memiliki nilai tambah dari pengetahuan teknik dan manajerial yang akan diberikan dengan pola perkuliahan, ceramah, diskusi kelas, simulasi dan praktek kerja.

Dijelaskan Hetty, kegiatan ini merupakan bagian dari 22 angkatan pelatihan kewirausahaan yang direncanakan tahun ini dengan kapasitas 20 peserta di setiap angkatannya. Program ini disiapkan untuk mendukung program penciptaan 10.000 wirausahawan baru yang dicanangkan Gubernur Awang Faroek Ishak.

Para peserta yang mengikuti pelatihan ini hingga tuntas, nantinya diminta untuk membentuk kelompok usaha bersama (KUB) untuk lebih memudahkan mereka mendapatkan bantuan permodalan dan pembinaan lanjutan.

"Untuk kelompok usaha bersama, kami akan siapkan bantuan permodalan sebesar Rp10 juta perkelompok. Dengan kelompok ini pula akan lebih mudah nantinya untuk dilakukan pembinaan lanjutan," beber Hetty.

Untuk lebih memotivasi semangat para peserta, Hetty juga mengungkapkan, akhir tahun ini UPTD PPD Disnakertrans Kaltim akan melakukan gelar UMKM untuk menampilkan berbagai produk kewirausahaan yang berhasil mengembangkan usaha mereka dengan baik.

"Gelar UMKM tahun ini kami rencanakan di Big Mall Samarinda. Sebab itu, persiapkan produk andalan anda, kami siapkan tempatnya. Gratis ibu-ibu," sebut Hetty disambut meriah peserta pelatihan.

Camat Samarinda Ilir Nursan yang hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut menyambut gembira program Disnakertrans Kaltim tersebut. "Program seperti ini yang kami tunggu. Semoga masyarakat kami lebih termotivasi untuk berwirausaha. Potensi ada, tetapi masyarakat kami seringkali terkendala dengan metode dan pemasaran. Saya harap, kelurahan lain di Samarinda Ilir bisa mendapat kesempatan untuk pelatihan ini," kata Nursan.

Hadir pula dalam pembukaan pelatihan tersebut Lurah Selili, Suwarno. Pelatihan untuk angkatan XVII akan digelar hingga Sabtu, 15 Agustus mendatang. Pada hari yang sama juga dilakukan pembukan pelatihan di Desa Loa Duri untuk angkatan XVIII. (sul/adv)

/////Foto : Kepala UPTD PPD Disnakertrans Kaltim Hj Hetty (kanan) dan Camat Samarinda Ilir Nursan (kedua dari kiri) bersama peserta pelatihan yang sebagian adalah korban PHK, usai penyamatan tanda peserta.  (samsul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation