Kalimantan Timur
Tetap Waspada dan Terus Jaga Kesehatan


SAMARINDA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim merilis perkembangan kasus Covid-19 per Ahad, 13 Maret 2021. Angka terkonfirmasi mengalami penambahan sebanyak 207 kasus, total menjadi 59.852 kasus kumulatif. Pasien sembuh bertambah 363 kasus, total menjadi 53.218 kasus. Meninggal dunia bertambah 8 kasus, total 1.410 kasus. Dan pasien masih dirawat 5.224 kasus. 

 

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dengan baik dan ketat protokol kesehatan. Terlebih, Kaltim dimasukkan dalam wilayah provinsi yang menerapkan pemberlakuan kegiatan masyarakat pembatasan (PPKM) skala mikro. Walaupun memang ada kecenderungan penurunan kasus terkonfirmasi di Kaltim, namun penerapan PPKM skala mikro keputusan pemerintah pusat. 

 

"Saya berharap kepada semua pihak, tentu kepada camat, lurah, ketua RW/RT segera melaksanakannya dengan baik. Jangan ini cuma cerita. Gubernur itu tidak memiliki komando langsung kepada kabupaten/kota, sifatnya lebih kepada koordinatif. Untuk itu kecamatan, kelurahan, RT agar pro aktif, supaya kita terus cepat menurunkan kasus Covid-19 di Kaltim," kata Isran Noor. 

 

Kaltim, lanjut dia, termasuk provinsj paling tinggi terjadi kasus penularan Covid-19. Dengan jumlah penduduknya 3,7 juta tetapi yang terkonfirmasi lebih dari 50 ribu. Dibandingkan dengan provinsi di Jawa yang jumlah penduduk banyak tetapi kasus terkonfirmasi masih cukup rendah. 

 

"Artinya kita harus tetap waspada. Terus berupaya menjaga kesehatan. Jangan dianggap enteng. Kita harus saling mengingatkan kepada keluarga, lingkungan kerja dan lingkungan sekitar. Harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan, karena kita sudah banyak kehilangan orang-orang dekat, teman, keluarga dan saudara, yang wafat karena terpapar Covid-19," pesan Isran. (her/ri/humasprovkaltim).

Berita Terkait
Government Public Relation