Kalimantan Timur
Wagub Apresiasi Vaksinasi ABM

dok.adpimkaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang digelar ABM Group di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, Sabtu 6 November 2021.

 

Menurut Hadi, apa yang dilakukan ABM Group sangat membantu Pemprov Kaltim dan masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

 

"Pemprov sangat berterimakasih atas kegiatan ini. Diharapkan bukan hanya ABM Group yang melaksanakan, tetapi seluruh perusahaan bisa berpartisipasi, sehingga target vaksinasi di Kaltim terwujud," ucap Hadi Mulyadi usai meninjau kegiatan Sentra Vaksin ABM Group di Samarinda didampingi Kadispora Kaltim Agus Tianur dan sejumlah manajemen ABM Group.

 

Hadi bersyukur, baik di Indonesia khususnya Kaltim sudah berjalan vaksinasi Covid-19. Bahkan di Indonesia sudah mencapai 61 persen telah divaksin dari 70 persen penduduk. Sesuai target WHO vaksinasi bisa selesai akhir 2021.

 

Meski demikian, karena ketersediaan vaksin terbatas, maka ditargetkan khusus di Benua Etam pertengahan 2022 vaksinasi Covid-19 tuntas.

 

"Alhamdulillah dan terima kasih ABM Group dapat melaksanakan vaksin ini. Terpenting, masyarakat tetap jaga kesehatan dengan menerapkan makan makanan bergizi, seimbang dan aman atau BSA, sehingga masyarakat selalu sehat," jelasnya.

 

Chief Admin Officer PT ABM Investama Haris Mutarto mengatakan, target vaksin ini mencapai 3.000 dosis dengan jenis vaksin Sinovac.

 

"Terima kasih Pemprov Kaltim dapat mengapresiasi kami. Kami terus berupaya mendukung pemerintah terkhususnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, contohnya melalui vaksinasi Covid ini," jelasnya.

 

Hadir Excecutive In Charge PT ABM Iwan Hermawan.(jay/sul/adpimprov kaltim)

Berita Terkait
Balikpapan Tertinggi
Balikpapan Tertinggi

22 Juni 2020 Jam 21:40:45
Kesehatan

Penyuntikan Perdana di Kaltim Siap
Penyuntikan Perdana di Kaltim Siap

12 Januari 2021 Jam 14:19:49
Kesehatan

Vaksin Dosis 1 Sudah Mencapai 40 Persen
Vaksin Dosis 1 Sudah Mencapai 40 Persen

25 September 2021 Jam 22:54:10
Kesehatan

Government Public Relation