Bawa Isu Lokal ke Kancah Nasional, UKM Teater Yupa Gelar Pentas Pamit "WEHEA (?)" Menuju Festamasio XII
Bawa Isu Lokal ke Kancah Nasional, UKM Teater Yupa Gelar Pentas Pamit "WEHEA (?)" Menuju Festamasio XII

Samarinda – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Yupa Universitas Mulawarman kembali menunjukkan taringnya serta menegaskan eksistensinya di kancah panggung teater mahasiswa nasional. Sebagai persiapan menuju Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) XII yang akan digelar di Malang, Teater Yupa siap menyuguhkan Pentas Pamit bertajuk "WEHEA (?)".

Pementasan ini bukan sekadar pertunjukan biasa, melainkan sebuah representasi budaya dan kegelisahan sosial yang dikemas dalam seni peran. Naskah asli karya Ayyub Gasak ini diadaptasi dan disutradarai langsung oleh Febriana Dirot, yang menjanjikan sebuah pengalaman visual dan batin bagi para penontonnya.

Judul "WEHEA (?)" seolah memberikan teka-teki bagi penikmat seni di tanah air. Melalui tangan dingin Febriana Dirot, lakon ini diharapkan mampu membawa ruh Kalimantan Timur ke panggung nasional, sekaligus memohon doa restu dari masyarakat kampus sebelum kontingen berangkat bertanding di Malang.

Jumriani selaku Ketua UKM Teater Yupa menegaskan bahwa keikutsertaan mereka bukan hanya kompetisi, melainkan pembuktian kreativitas mahasiswa Unmul.

“Melalui 'WEHEA (?)', kami ingin menunjukkan bahwa karya dari Kaltim mampu berbicara banyak di kancah nasional, Kami memohon doa restu dari seluruh masyarakat Kalimantan Timur agar langkah kami di Malang nanti diberi kelancaran dan mampu memberikan penampilan terbaik bagi daerah” ujarnya

Sebagai motor penggerak di balik layar, Ummi Humaeroh selaku Pimpinan Produksi menyoroti bahwa pementasan ini adalah hasil kerja keras kolektif yang matang.

"Karya ini adalah identitas kami yang telah dipersiapkan dengan sepenuh hati untuk bersaing di Festamasio XII Malang," ungkap Ummi.
Ia mengajak masyarakat untuk hadir memberikan dukungan moril secara langsung di Pentas Pamit. 

"Dukungan dan doa dari rekan-rekan di Kaltim adalah bekal utama bagi kami sebelum bertanding pada 19-25 April nanti. Kehadiran kalian di Pentas Pamit sangat berarti bagi mentalitas tim yang akan berjuang di Malang." imbuhnya.

“WEHEA (?)” menjadi langkah awal Teater Yupa untuk menapaki panggung nasional dengan penuh percaya diri. Lebih dari pertunjukan, karya ini adalah pesan dari Kaltim tentang identitas, kegelisahan, dan harapan yang siap digaungkan lebih luas. Dukungan dan doa dari masyarakat menjadi energi penting, mengiringi langkah mereka menuju Festamasio XII di Malang, membawa nama daerah dengan penuh kebanggaan. (sef/pt)

Foto : Adding