BPSDM Kaltim Perkuat Kompetensi ASN untuk Wujudkan Pelayanan Publik yang Profesional dan Adaptif
Nina Dewi menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) sebagai fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis, Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan Pelatihan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi (IT) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama I BPSDM Kaltim tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, Senin (8/6/2026).

Dalam sambutannya, Nina Dewi menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Img 20260609 W A0040

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, perubahan lingkungan strategis, serta meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah menuntut ASN untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya.

“Pengembangan kompetensi ASN merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Aparatur pemerintah harus terus belajar dan beradaptasi agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketiga pelatihan yang dilaksanakan secara bersamaan tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, efektif, efisien dan berorientasi pada pelayanan publik.

Nina menuturkan, pengelolaan arsip dinamis yang baik tidak hanya berkaitan dengan penyimpanan dokumen, tetapi juga menjadi sumber informasi strategis yang mendukung proses pengambilan keputusan, menjaga akuntabilitas, serta melindungi hak negara dan masyarakat.

Img 20260609 W A0039

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan BPSDM Kaltim meraih Akreditasi A sebagai lembaga penyelenggara Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen BPSDM dalam menghadirkan layanan pengembangan kompetensi ASN yang berkualitas dan berstandar tinggi.

“Prestasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pelatihan yang telah dilakukan sekaligus menjadi amanah untuk terus meningkatkan mutu layanan pengembangan kompetensi ASN di Kalimantan Timur,” katanya.

Selain itu, Nina menekankan pentingnya penyusunan SOP sebagai pedoman kerja yang mampu menciptakan proses pelayanan yang jelas, terukur, konsisten, dan akuntabel. Sementara pelatihan pelayanan publik berbasis teknologi informasi dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan.

Img 20260609 W A0042

Melalui pemanfaatan teknologi, layanan publik diharapkan dapat semakin mudah diakses, lebih transparan, cepat, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta berbagi pengalaman dengan para narasumber dan sesama peserta.

“Harapan kami, peserta dapat menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing melalui penerapan tata kelola arsip yang baik, penyusunan SOP yang implementatif, serta optimalisasi teknologi informasi dalam pelayanan publik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDM Kaltim, Roslindawaty, selaku panitia penyelenggara melaporkan bahwa pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Juni 2026.

Img 20260609 W A0038

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kompetensi ASN dalam pengelolaan arsip dinamis, penyusunan SOP, serta pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik di masing-masing perangkat daerah.

Pelatihan diikuti peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini juga dihadiri pejabat administrator, widyaiswara, analis pengembangan kompetensi, serta para narasumber yang memiliki keahlian sesuai bidang masing-masing.

Dengan penguatan kapasitas ASN melalui pelatihan yang berkelanjutan, Pemprov Kaltim berharap mampu menghadirkan birokrasi yang semakin profesional, adaptif terhadap perubahan dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta turut dihadiri pejabat administrator, widyaiswara, analis pengembangan kompetensi, dan para narasumber yang berkompeten di bidangnya. (tp/pt)

 

Dokumentasi : BPSDM Kaltim