Samarinda – Dinas Sosial Kalimantan Timur terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan iuran agar secara bertahap mampu mandiri dan keluar dari program bantuan sosial.
Upaya tersebut dilakukan tidak hanya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota hingga pemerintah pusat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, mengatakan melalui program tersebut masyarakat penerima bantuan diberikan dukungan dan fasilitas untuk meningkatkan penghasilan sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.
Selain itu, para penerima program juga mendapatkan pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini sudah berjalan baik oleh Dinas Sosial provinsi, kabupaten/kota maupun pemerintah pusat. Pendekatannya memang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi,” ujar Andi Muhammad Ishak belum lama ini.
Ia menjelaskan, pemberdayaan ekonomi diberikan agar masyarakat penerima bantuan memiliki tambahan penghasilan yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari dan perlahan menjadi lebih mandiri secara ekonomi.
Lebih lanjut, Andi menyebut seluruh penerima beserta jenis program yang diterima telah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dengan data tersebut, proses penyaluran hingga evaluasi program dapat dilakukan secara terukur dan tepat sasaran. (Prb/ty)