Jakarta - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui peluncuran Program Gratispol sebuah inisiatif unggulan Gubernur Kaltim H Rudy Mas'ud (Harum) dan Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji berupa tujuh program layanan gratis bagi masyarakat Kaltim.
Salah satu program utama inisiatif ini adalah Pendidikan Gratis yang telah membuka akses pendidikan tinggi lebih luas bagi putra-putri daerah Kaltim.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud berkesempatan menjadi narasumber program 'Talkshow Selamat Pagi' didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Provinsi Kaltim Muhammad Faisal di Gedung Media Group Metro TV, Jalan Pilar Mas Raya Kav A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (23/8).
Dalam kesempatan tersebut Rudy Mas’ud menegaskan Program Gratispol merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Kaltim untuk mempersiapkan SDM unggul, adaptif, dan berdaya saing global, terutama sejak ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami tidak ingin masyarakat Kaltim hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan IKN. Karena itu, Gratispol kami hadirkan sebagai bentuk kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya,” ujar Gubernur Harum sapaan akrab Rudy Mas’ud.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan secara langsung kepada publik nasional mengenai pelaksanaan dan manfaat Program Gratispol.
Melalui talkshow ini, Gubernur Harum juga mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk turut serta mengawal pelaksanaan Program Gratispol agar tetap berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Gratispol bukan hanya soal gratisnya biaya, tapi soal kesempatan. Kesempatan anak-anak Kaltim untuk maju, tumbuh, dan memimpin masa depan,” tegasnya.
Talkshow ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim untuk terus mensosialisasikan program-program strategis ke tingkat nasional, serta menunjukkan kesiapan Kalimantan Timur dalam menyambut era baru sebagai pusat pemerintahan Indonesia. (ara/ty)