Samarinda – Bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi masa penuh dinamika. Beragam perbedaan pandangan politik, perkembangan opini di media sosial, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, hingga persoalan sosial dan ekonomi telah membentuk ruang publik yang semakin kompleks.
Dalam situasi tersebut, setiap kebijakan pemerintah rentan mendapatkan kritik, bahkan penolakan, jika tidak dipahami secara utuh oleh masyarakat.
“Mendapatkan kepercayaan publik menjadi modal yang sangat penting bagi keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan,” ungkap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur, Nina Dewi, saat menjadi narasumber dalam sharing session bertajuk “ASN Cerdas sebagai Penjaga Damai di Tengah Konflik, Polarisasi, dan Krisis Kepercayaan Publik”, secara virtual, Selasa (7/7/2026).
Menurut Nina, kepercayaan masyarakat tidak hanya dibangun melalui kebijakan yang baik, tetapi juga melalui sikap aparatur yang profesional, komunikatif, adil, serta mampu menghadirkan pelayanan yang memberikan rasa aman dan keadilan.
Ia menekankan bahwa ASN bukan sekadar pelaksana administrasi pemerintahan, melainkan wajah negara yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Setiap layanan, informasi, maupun keputusan yang diambil akan membentuk persepsi masyarakat terhadap pemerintah.
Oleh karena itu, di tengah potensi konflik sosial atau menurunnya kepercayaan masyarakat, ASN dituntut untuk tetap berdiri di tengah sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Terlebih lagi, sebagai daerah lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur saat ini tengah mengalami percepatan pembangunan yang luar biasa. Pembangunan tersebut menghadirkan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, serta peningkatan kualitas pelayanan.
“Oleh karena itu, ASN Kaltim harus memiliki kompetensi tidak hanya secara teknis, tetapi juga kepekaan sosial, kecerdasan komunikasi, kemampuan memitigasi potensi konflik, serta mampu membangun dialog yang konstruktif dengan masyarakat,” tutupnya. (Prb/ty)