Harga TBS Sawit Kaltim Terus Melejit, Umur 10 Tahun Tembus Rp 3.623,96 per Kilogram

Samarinda - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dilaporkan terus melaju dan konsisten merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh melonjaknya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir, mengatakan kenaikan harga mingguan ini didorong oleh beberapa faktor, terutama penguatan harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global dan meningkatnya permintaan.

“Harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp 15.293,70 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp 14.681,40 per kilogram,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026)

Ia merinci, harga TBS sawit untuk periode 1–15 Mei 2026 berdasarkan umur tanaman dimulai dari usia 3 tahun sebesar Rp 3.190,48 per kilogram. Kemudian umur 4 tahun Rp 3.292,00 per kilogram, umur 5 tahun Rp 3.382,77 per kilogram, dan umur 6 tahun Rp 3.457,08 per kilogram.

Selanjutnya, untuk tanaman umur 7 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.507,07 per kilogram, umur 8 tahun Rp 3.563,83 per kilogram, umur 9 tahun Rp 3.607,22 per kilogram, dan umur 10 tahun mencapai Rp 3.623,96 per kilogram.

Menurutnya, daftar harga TBS sawit diatas, merupakan standar harga bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma.

Adanya kerjasama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS) diharapkan harga TBS petani sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerjasama ini hendaknya dapat terwujud.  (Prb/ty)