SAMARINDA – Dinas Pangan Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan rutin menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat. 9/7
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan Kaltim, Amaylia Dina Widyastuti, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam melakukan stabilisasi pasokan dan harga di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Melalui gerakan ini, komoditas pangan yang dijual kepada masyarakat dipastikan memiliki harga yang ramah di kantong karena mengacu pada regulasi resmi.
"Harga-harga pangan yang dijual itu sesuai dengan regulasi, jadi berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan juga Harga Acuan Pembelian (HAP)," ujar Amaylia.
Ia menambahkan, penerapan harga yang sesuai regulasi ini bertujuan agar akses pangan masyarakat menjadi lebih mudah dan terjangkau. "Supaya mudah terjangkau aksesnya dan daya beli masyarakat bisa meningkat juga," imbuhnya.
Meskipun di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, Dinas Pangan Kaltim tetap mengusahakan agar kegiatan bermanfaat ini dapat menyapa masyarakat secara rutin setiap bulannya.
Lebih lanjut, Amaylia memaparkan bahwa Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi agenda tunggal di tingkat provinsi. Sebagai langkah serentak untuk memperluas jangkauan manfaat, kegiatan ini juga turut dilaksanakan oleh Dinas Pangan di tingkat Kabupaten dan Kota di seluruh Kalimantan Timur. Dinas Pangan berharap sinergi yang berjalan serentak ini dapat menjaga keterjangkauan pangan secara merata bagi seluruh warga Benua Etam.