SAMARINDA – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) H. Jaya Mualimin mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa, khususnya bagi penyandang disabilitas mental. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan setiap individu memperoleh hak pelayanan, kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan sosial, serta perlakuan yang buruk tanpa stigma dan diskriminasi.
Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Penyayang Disabilitas Odah Bersama, Sabtu (10/10/2026).
Dalam berbagai hal, Jaya menegaskan bahwa kesehatan jiwa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial. Kondisi sehat tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari kemampuan seseorang menjalani kehidupan secara produktif dan memberikan manfaat bagi dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya.
“Kesehatan mental dan sosial berjalan berdampingan agar seseorang dapat kembali produktif dan bermanfaat bagi lingkungannya,” ujarnya.
Ia menekankan, penyandang disabilitas mental memiliki hak yang sama dengan masyarakat lainnya. Oleh karena itu, diperlukan dukungan bersama untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, memberikan partisipasi ruang, serta menghilangkan pandangan negatif yang dapat menghambat proses pemulihan dan reintegrasi sosial.
Menurutnya, penanganan kesehatan jiwa membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Dinas Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, panti rehabilitasi sosial, hingga perguruan tinggi perlu memperkuat koordinasi sesuai peran masing-masing.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pendampingan yang berkelanjutan, mulai dari pemulihan kondisi mental hingga membantu penyandang disabilitas mental kembali menjalani kehidupan bermasyarakat secara mandiri dan paksa.
Jaya juga menilai kesehatan mental dan sosial menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang sehat menuju Indonesia Emas 2045. Upaya tersebut perlu didukung melalui peningkatan kesadaran masyarakat, pencegahan masalah kesehatan, serta penguatan upaya pencegahan perlindungan narkotika.
Melalui momentum Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Dinsos Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk terus meningkatkan kepedulian, memperkuat koordinasi, serta memberikan pendampingan kepada penyandang disabilitas mental agar hak-hak mereka dapat terwujud secara utuh.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Direktur Poltekkes Kaltim, Wakil Ketua BAZNAS, Sekretaris Dinsos Kaltim, Kepala Bagian Umum dan Sekretaris BNN, serta Ketua IPK Indonesia. (Bgs/prb/ty)