Jelang MTQH ke-46, LPTQ Kaltim dan Kukar Matangkan Kesiapan Akomodasi hingga Venue

SAMARINDA – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi bersama LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara. Pertemuan ini difokuskan untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) Tingkat Provinsi Kaltim ke-46 tahun 2026.

Rapat yang berlangsung di Sekretariat LPTQ Kaltim ini, dipimpin oleh Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, didampingi Wakil Ketua I, Abdul Khaliq, mewakili Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni. Selasa (7/7/2026).

Dasmiah menjelaskan, terdapat tujuh poin utama yang menjadi fokus pembahasan, mulai dari penyamaan persepsi antar-panitia, penetapan jadwal pelaksanaan, hingga kesiapan infrastruktur tuan rumah.

"Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan. Kami juga membahas penetapan tanggal pelaksanaan, agenda ekspose, serta membedah kembali pembagian tugas antara panitia daerah dan panitia provinsi agar seluruh kendala di lapangan dapat terpetakan solusinya sejak dini," ujar Dasmiah.

Berdasarkan hasil koordinasi, launching logo dan tema MTQH dijadwalkan pada 4 November 2026 di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara. Sementara itu, puncak acara MTQH ke-46 direncanakan berlangsung pada 3–12 Desember 2026 di Tenggarong.

"Penetapan tanggal ini telah disesuaikan dengan kesiapan anggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara selaku tuan rumah," tambahnya.

Terkait akomodasi peserta, panitia mengestimasi kehadiran sekitar 1.150 orang yang terdiri dari 600 peserta, 250 official, dan 300 tamu undangan. Pihak panitia memastikan akan berupaya maksimal agar seluruh kafilah terlayani dengan baik.

Dasmiah juga menyampaikan kabar menggembirakan bahwa Menteri Agama RI direncanakan hadir langsung didampingi para Dirjen.

Pada MTQH ke-46 ini, terdapat peningkatan skala perlombaan dengan mempertandingkan 9 cabang dan 28 golongan lomba, atau bertambah 4 golongan dibandingkan penyelenggaraan tahun 2025 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LPTQ Kutai Kartanegara, Sunggono, menegaskan bahwa persiapan di tingkat daerah terus dimatangkan, termasuk peninjauan lokasi pembukaan dan venue perlombaan.

"Konsep kegiatan nanti akan melibatkan masyarakat seluas-luasnya untuk menyemarakkan acara. Selain sebagai penonton, kami juga akan memberdayakan pelaku UMKM lokal di setiap lokasi kegiatan agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," pungkas Sunggono. (Lptq/prb/ty)