Jembatan Nibung Jadi Kunci Baru Percepat Akses Kutim-Berau

Samarinda – Peresmian Jembatan Nibung di Kabupaten Kutai Timur menjadi angin segar bagi masyarakat pesisir Kalimantan Timur. Jembatan yang sempat mangkrak selama 13 tahun ini akhirnya resmi beroperasi sejak Februari 2026 dan memangkas waktu tempuh antar-kabupaten secara signifikan.

Buwi O Zl Z H9 Ys Ry Yh Q5jhau Q Ubhmbke Meta S U1 Hlt Iw Mj Yw Mj I0 L Vd Bmd Aw Ni5qc Gc=

Ketua IKA FISIP Unmul sekaligus Tim Ahli Gubernur, Andi Fathul Khair menyatakan bahwa keberadaan jembatan ini memberikan dampak luar biasa bagi warga di wilayah Sangkulirang, Pulau Miang, Kaliorang, Kaubun hingga Sandaran.

"Dulu, warga pesisir kalau mau ke Berau harus memutar lewat Muara Wahau. Hari ini tidak lagi, cukup menyeberang di Jembatan Nibung sudah bisa langsung sampai ke Biduk-Biduk maupun Talisayan," ujar Andi Fathul Khair.

Screenshot 2026 04 22 at 16 30 33 Instagram

Selain menyoroti fungsi jembatan, Andi juga memberikan catatan mengenai kinerja kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam setahun terakhir. Ia menilai banyak capaian pembangunan fisik maupun non-fisik yang sebenarnya sangat signifikan namun belum tersosialisasi secara maksimal ke tengah masyarakat.

"Dalam satu tahun ini, kalau kita mau jujur mengatakan capaian Gubernur-Wakil Gubernur luar biasa. Hanya saja, capaian ini tidak tersosialisasi dengan baik," lanjutnya.

Andi mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam memantau perkembangan pembangunan daerah. Menurutnya, publik memiliki peran untuk mencari informasi yang valid mengenai hasil kerja pemerintah agar manfaat dari pembangunan tersebut dapat dipahami sepenuhnya.

"Tugas kita tidak hanya menerima, tapi mencari informasi yang sebenar-benarnya terkait apa saja yang sudah dikerjakan untuk daerah," tutupnya. (KRV/pt)