SAMARINDA – Persiapan Kafilah Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah memasuki babak baru. Training Center (TC) Tahap IV bagi para peserta resmi dibuka di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari (8–11 April) ini dibuka oleh Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah mewakili Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni.
Dalam arahannya, LPTQ Kaltim menekankan pentingnya meningkatkan semangat latihan guna meraih hasil terbaik pada ajang nasional tersebut.
“Kami tidak memiliki kepentingan lain selain ingin Kafilah Kaltim menjadi yang terbaik. Kita patut bersyukur karena mendapat dukungan luar biasa dari Gubernur. Oleh karena itu, peserta harus membalasnya dengan semangat latihan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar proses pelatihan tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai bentuk pengabdian, baik kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, orang tua, maupun kepada Allah SWT.
“Jika meraih juara, itu adalah anugerah dari Allah. Semoga melalui rangkaian panjang program TC ini, kita kembali mampu mempersembahkan Kaltim menjadi juara,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Pelatih Kafilah Kaltim, Hajarul Akbar, menegaskan bahwa kunci utama menuju kesuksesan adalah disiplin.
“Disiplin memang tidak selalu nyaman, tapi itulah jalan menuju keberhasilan,” tegasnya.
Ia juga pentingnya menjaga kekompakan seluruh pihak. Menurutnya, keberhasilan Kaltim meraih Juara Umum pada MTQN XXX tahun 2024 dan STQN Kendari 2025 merupakan hasil sinergi semua elemen.
“Pemerintah daerah, Kanwil Kemenag, pelatih, peserta, serta doa masyarakat Kaltim menjadi faktor utama keberhasilan. Prestasi tidak bisa diraih sendiri, tetapi melalui kolaborasi semua pihak,” jelasnya.
Pembukaan TC ini juga mencakup para pelatih pusat dan daerah, jajaran wakil ketua, serta seluruh pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Timur. (LPTQ/prb/ty)