Kaltim Target 100 Persen Rasio Desa Berlistrik 2027 

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmen dalam pemerataan listrik hingga ke pelosok. Dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, sebanyak 38 desa baru berhasil dialiri listrik PLN.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto menyampaikan bahwa capaian ini menjadi langkah signifikan dalam mengurangi jumlah desa yang belum teraliri listrik. Khususnya di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Dari total sekitar 1.038 desa di Kaltim, sebelumnya 928 desa sudah berlistrik PLN, sementara 110 desa masih menggunakan listrik non-PLN. Dalam satu tahun terakhir, bertambah 38 desa yang kini teraliri listrik PLN,” jelas Bambang.

Dengan penambahan tersebut, jumlah desa yang belum terjangkau listrik PLN kini tersisa 72 desa. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Bambang, capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) periode 2025–2026 yang merupakan kolaborasi strategis antara Pemprov Kaltim bersama PT PLN (Persero).

Program ini menjadi bagian dari upaya besar untuk meningkatkan rasio desa berlistrik hingga mencapai 100 persen pada tahun 2027.

“Ini komitmen bersama untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil, dapat menikmati akses listrik yang layak,” pungkasnya. (KRV/pt)