Menuju Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Diversifikasi Sektor Unggulan

Samarinda - Seminar bertajuk Transformasi Ekonomi Kaltim: Menuju Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan” menjadi momen penting dalam mempertegas komitmen bersama untuk mendorong perubahan ekonomi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Kaltim ini tidak hanya dikenal sebagai lumbung energi nasional, tetapi juga memiliki posisi strategis sebagai masa depan Indonesia dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Transformasi ekonomi Kaltim adalah langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di tengah dinamika global dan domestik.”ungkap Pj Gubernur Kaltim diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, AFF Sembiring pada Seminar Nasional, di ruang Maratua  kantor Perwakilan BI Kalimantan, Rabu (4/12/2024).

D31692d8 3a89 4a1e B7b3 C707599d643d

Namun, ketergantungan pada sektor ekstraktif seperti batu bara dan minyak bumi menjadi tantangan serius dalam mewujudkan ekonomi yang berkelanjutan dan berkualitas. Oleh karena itu, transformasi ekonomi menjadi suatu keharusan.

Saat ini, Kaltim tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sektor pertambangan, terutama batu bara. Pemprov Kaltim telah memulai diversifikasi ekonomi dengan memprioritaskan pengembangan sektor hijau seperti energi terbarukan, agribisnis berkelanjutan, dan industri berbasis lingkungan.

Berbagai inisiatif lain juga telah dilaksanakan, seperti Mahakam Investment Forum, yang mempertemukan investor untuk memperkuat ekonomi berbasis lingkungan melalui proyek green investment dan ekonomi biru. Forum ini juga menghasilkan penandatanganan kerja sama internasional untuk investasi strategis.

Ec760b40 9712 4ef1 9d1f 07fbd8f149b4

Melalui seminar ini, diharapkan dapat menggali lebih dalam hasil kajian dari berbagai pihak, terutama terkait potensi sektor unggulan yang mampu menjadi penggerak ekonomi baru. Sektor-sektor tersebut meliputi pengembangan industri hilir berbasis sumber daya alam yang terbarukan, pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah, serta penguatan sektor ramah lingkungan dan investasi infrastruktur hijau.

Keseluruhan upaya ini harus dilakukan dengan tetap menjunjung prinsip inklusivitas, sehingga manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda dan komunitas lokal di Kaltim.

Dalam mendukung transformasi ekonomi, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sangatlah penting. Forum seperti ini menjadi ruang strategis untuk mendiseminasikan hasil kajian, berbagi ide, serta merumuskan langkah nyata percepatan transformasi ekonomi di Kaltim.

“Mari bersama-sama mewujudkan ekonomi Kaltim yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kaltim,”pintanya (Prb/ty)