Pelatihan Auditor IT Perkuat Keberlanjutan ISO 27001
penerapan ISO 27001 tidak berhenti setelah organisasi memperoleh sertifikasi. Evaluasi dan peningkatan harus terus dilakukan untuk memastikan Sistem Manajemen Keamanan Informasi tetap efektif dalam menghadapi perkembangan risiko dan ancaman keamanan infor

Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) berbasis ISO 27001 melalui peningkatan kompetensi auditor teknologi informasi (IT).

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan auditor IT bekerja sama dengan Inixindo yang berlangsung selama tiga hari di The Collab Meeting Room Hotel Yello Samarinda, Senin (10/8/2026). Kegiatan mencakup Bimbingan Teknis Audit TIK dan Bimbingan Teknis Penetration Testing.

Kepala Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo, mengatakan peningkatan kompetensi auditor menjadi bagian penting untuk memastikan penerapan ISO 27001 berjalan konsisten dan berkelanjutan.

 Img 8385

“Pelatihan auditor IT tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam melakukan audit, tetapi juga memastikan organisasi mampu mengidentifikasi risiko, menemukan ketidaksesuaian, serta mendorong perbaikan keamanan informasi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Bambang, penerapan ISO 27001 tidak berhenti setelah organisasi memperoleh sertifikasi. Evaluasi dan peningkatan harus terus dilakukan untuk memastikan Sistem Manajemen Keamanan Informasi tetap efektif dalam menghadapi perkembangan risiko dan ancaman keamanan informasi.

Melalui pelatihan ini, auditor dibekali kemampuan melakukan audit secara objektif dan sistematis, mulai dari memahami persyaratan ISO 27001, melakukan gap analysis, mengevaluasi pengelolaan risiko, hingga menguji efektivitas pengendalian keamanan informasi.

 Img 8401

Kemmpuan tersebut juga menjadi modal penting dalam menghadapi audit surveilans, yang bertujuan memastikan penerapan sistem manajemen keamanan informasi tetap berjalan sesuai standar setelah sertifikasi diperoleh.

“Peran auditor bukan hanya mencari ketidaksesuaian, tetapi juga menjadi change agent yang memberikan rekomendasi konstruktif bagi peningkatan sistem keamanan informasi,” tambah Bambang.

Img 8390

Ia menegaskan, efektivitas ISO 27001 tidak hanya dilihat dari kelengkapan dokumen, tetapi juga dari penerapannya dalam aktivitas sehari-hari, termasuk pengendalian akses, pengelolaan risiko, keamanan aplikasi dan infrastruktur, serta perlindungan data.

Melalui peningkatan kompetensi auditor secara berkelanjutan, Diskominfo Kaltim diharapkan mampu memperkuat tata kelola keamanan informasi, melindungi aset informasi, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan penerapan dan sertifikasi ISO 27001 tetap terjaga dan memberikan manfaat nyata bagi organisasi. (tp/pt)