Pemprov Kaltim Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Bersama Memohon Turunnya Hujan
Pemprov Kaltim Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Bersama Memohon Turunnya Hujan

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama aparatur sipil negara (ASN), kepala perangkat daerah dan masyarakat melaksanakan Sholat Istisqa di Masjid Nurul Mu’minin, Jalan Gunung Arjuna, Kelurahan Jawa, Samarinda, Jumat (21/8/2026).

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air dan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Sholat Istisqa diharapkan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan doa dan memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang cukup, merata, membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Img 20260821 W A0034

Staf Ahli Bidang III Pemprov Kaltim, Dr. Puguh Harjanto, mengatakan kondisi kemarau yang dihadapi saat ini memberikan dampak terhadap masyarakat, terutama semakin terbatasnya ketersediaan air dan mengeringnya sejumlah lahan.

“Kondisi ini tentu menjadi perhatian bagi kita bersama. Sebagai pemerintah, kami terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dan menangani dampak yang ditimbulkan,” ujarnya.

Menurut Puguh, selain berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, terdapat ikhtiar penting lainnya yang perlu dilakukan bersama, yakni bermuhasabah, memperbaiki diri, memperbanyak doa serta memohon ampun dan pertolongan kepada Allah SWT.

Img 20260821 W A0032

“Oleh karena itu, pada pagi hari ini kita berkumpul untuk menundukkan hati, bermuhasabah, memohon ampun atas segala kekhilafan dan memohon pertolongan kepada Allah SWT,” tuturnya.

Ia berharap Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup dan merata sehingga dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

“Kita memohon agar Allah SWT mengabulkan permohonan kita dan segera menurunkan hujan yang cukup, merata dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Puguh juga berharap hujan yang turun nantinya tidak hanya mengatasi kekeringan dan memenuhi kebutuhan air masyarakat, tetapi turut membantu para petani, menjaga tanaman, mengisi kembali sumber-sumber air, serta memberikan kesejukan bagi lingkungan.

Img 20260821 W A0037

“Kita sangat berharap ketika Allah SWT menurunkan hujan, bukan hanya masyarakat yang mengalami kesulitan air yang terbantu, tetapi juga menjadi berkah bagi tanah-tanah yang kering, mengisi kembali sumber-sumber air, memenuhi kebutuhan masyarakat, membantu para petani dan menjaga tanaman,” jelasnya.

Namun, ia berharap hujan yang dinantikan merupakan hujan yang membawa rahmat dan manfaat, bukan justru menimbulkan bencana.

“Semoga hujan yang kita nantikan menjadi hujan yang bermanfaat, tidak menyebabkan banjir, tetapi menjadi hujan yang membawa rahmat bagi kita semua,” harapnya.

Img 20260821 W A0039

Selain memperbanyak doa, Puguh mengajak seluruh masyarakat untuk tetap melakukan ikhtiar nyata dengan menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga Allah SWT mengangkat kesulitan yang kita alami, memberikan kecukupan air, menjaga Kalimantan Timur dari kekeringan dan kebakaran, serta menjaga keselamatan, kesehatan dan keberdayaan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Sholat Istisqa tersebut dipimpin dan diisi tausiah serta doa oleh Ustaz H. Sutanil Fadhlan Ma’ruf, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Darul Falah Samarinda.

Img 20260821 W A0036

Kegiatan turut dihadiri masyarakat, ASN di lingkungan Pemprov Kaltim, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim. Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi momentum spiritual untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT sekaligus memperkuat ikhtiar dalam menghadapi dampak kemarau. (rey/pt)