Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mempercepat pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 61 gerai KDKMP telah resmi berdiri di berbagai wilayah di Kaltim.
Pemprov Kaltim menargetkan total 450 gerai KDKMP dapat rampung dan beroperasi penuh pada akhir Juli 2026 mendatang.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengatakan keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat desa, dengan menciptakan hubungan langsung antara pemasok dan pembeli dalam satu ekosistem usaha koperasi.
“Dengan hadirnya gerai KDKMP, diharapkan pertumbuhan ekonomi desa semakin bergerak. Nantinya ada supplier dan pembeli yang saling terhubung melalui koperasi ini,” ujar Sri Wahyuni saat peresmian KDKMP Kelurahan Harapan Baru di Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Sabtu (16/5/2026).
Salah satu gerai yang diresmikan berada di Kelurahan Harapan Baru, RT 001, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Peresmian tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran operasional 1.061 KDKMP secara serentak di seluruh Indonesia.
Menurut Sri Wahyuni, keberadaan koperasi ini tidak hanya menjadikan masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga memberdayakan warga lokal sebagai pemasok utama berbagai komoditas yang dijual di gerai koperasi.
“Ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Selain 61 gerai yang sudah diresmikan, masih banyak gerai lain yang kini dalam tahap penyelesaian dengan progres pembangunan mencapai 80 hingga 90 persen,” jelasnya.
Di sisi lain, proses rekrutmen manajer KDKMP juga tengah berlangsung. Para manajer nantinya akan ditempatkan di setiap gerai koperasi untuk mengelola operasional dan pengembangan usaha.
Sri Wahyuni menjelaskan, peran manajer koperasi berbeda dengan pengurus koperasi. Pengurus bertugas menyusun kebijakan dan melakukan pengawasan, sedangkan manajer fokus pada pengelolaan usaha serta pengembangan strategi bisnis koperasi.
Sementara itu, Ketua KDKMP Cipto Mangunkusumo Samarinda, Daryono, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu regulasi terbaru terkait pendanaan koperasi. Meski demikian, seluruh proses perizinan pendirian koperasi disebut telah rampung.
“Untuk keanggotaan saat ini sudah mencapai 202 orang,” kata Daryono.
Ke depan, gerai KDKMP Samarinda akan bergerak di sektor usaha sembako, termasuk penjualan tabung gas elpiji. Untuk pasokan bahan pangan, Bulog disebut telah siap menjadi pemasok utama.
“Dari Bulog sudah siap mensuplai. Sementara untuk distribusi gas elpiji, kami masih menunggu tindak lanjut dari Pertamina Patra Niaga,” pungkasnya. (rey/pt)
Sumber: Niagas Asia
Foto :IST