Pemprov Kaltim Perluas Sosialisasi Program Gratispol Pendidikan hingga Tingkat Prodi

Balikpapan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat implementasi Program Gratispol Pendidikan dengan memperluas sosialisasi hingga ke tingkat program studi (prodi). Upaya ini dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Program Gratispol yang digelar di Ballroom Cheng Hoo Universitas Mulia, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Tim Pengelola Pendidikan Gratispol (TP2G) Pemprov Kaltim bersama pimpinan perguruan tinggi dan kepala program studi dari tiga kabupaten/kota. Yakni Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser. Sosialisasi ini bertujuan memperdalam pemahaman teknis pelaksanaan program agar tepat sasaran dan berjalan sesuai regulasi.

Ketua TP2G Kaltim, Profesor Bohari Yusuf menjelaskan bahwa pelibatan kepala program studi menjadi langkah strategis. Menurutnya, prodi merupakan unit yang paling dekat dengan mahasiswa sehingga berperan penting dalam menyampaikan informasi dan menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Belajar dari semester sebelumnya, ada dinamika yang perlu ditangani lebih cepat. Karena itu kami merasa perlu bertemu langsung dengan para kaprodi agar sosialisasi lebih efektif,” ujarnya.

Prof. Bohari menegaskan bahwa Program Gratispol untuk jenjang pendidikan S1 terbuka bagi seluruh program studi di Kalimantan Timur tanpa seleksi kuota berbasis kompetisi, selama memenuhi dua syarat utama, yakni warga Kaltim dan berusia maksimal 25 tahun. Kebijakan ini sejalan dengan visi Kaltim Maju dan kontribusi daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Pada periode sebelumnya, realisasi penerima manfaat mencapai sekitar 24.700 mahasiswa dari target 30 ribu orang. Tahun ini, jumlah pendaftar diperkirakan melonjak hingga lebih dari 100.000 mahasiswa, dengan dukungan anggaran Pemprov Kaltim yang mencapai lebih dari Rp 1,3 triliun.

Dalam kesempatan itu, Prof. Bohari juga mengimbau agar setiap persoalan mahasiswa terkait Program Gratispol dikomunikasikan melalui mekanisme internal kampus dan satuan tugas, sehingga dapat diselesaikan tanpa merugikan mahasiswa maupun institusi.

Sosialisasi ini menandai komitmen Pemprov Kaltim untuk memperkuat koordinasi dengan perguruan tinggi hingga ke level program studi, sekaligus memastikan Program Gratispol berjalan optimal, transpara dan tepat sasaran. (KRV/pt) 

Sumber: Humas Universitas Mulia Balikpapan