Perkuat Akses Pasar Global, DPPKUKM Kaltim Gelar Business Matching dengan MIICCI

Samarinda - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Business Matching bersama Malaysia International Islamic Chamber of Commerce and Industry (MIICCI) yang dilaksanakan di Aula Keminting DPPKUKM Kaltim, Selasa (14/4/2026).

Langkah strategis ini diambil guna memperluas akses pasar internasional bagi produk unggulan Kaltim, khususnya di sektor makanan dan minuman (Food and Beverage).

15236702 A57f 4f12 9790 A1e1e6ae7ad2

"Business matching hari ini merupakan upaya luar biasa dari Disperindagkop dan UMKM Kalimantan Timur untuk mendorong pelaku UMKM tidak hanya berkembang di daerah, tetapi juga mampu menjalin kerja sama internasional,” ujar Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Prov Kaltim Ujang Rachmad saat memberikan sambutan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong penguatan sektor UMKM sebagai bagian dari strategi mendasar dalam pengembangan ekonomi daerah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap sektor migas dan batu bara.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dan dukungan semua pihak untuk mengembangkan ekonomi daerah, khususnya melalui UMKM,” lanjutnya.

94196c49 3d4d 4523 A7e5 Abbe8d66e65e

Saat ini, struktur ekonomi Kalimantan Timur masih didominasi oleh lima sektor utama, yakni pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, serta pertanian. Namun, sektor food and beverage yang banyak digerakkan oleh UMKM menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan.

Kontribusi sektor makanan dan minuman terhadap perekonomian daerah tercatat sebesar 1,31 persen. Meski relatif kecil, sektor ini mencatat pertumbuhan tertinggi hingga mencapai sekitar 15,96 persen. Sebagai perbandingan, sektor migas dan batu bara yang memiliki kontribusi besar hanya tumbuh sekitar 0,45 persen.

“Ini menunjukkan bahwa sektor F&B dan UMKM memiliki potensi besar dan terus berkembang. Karena itu, perlu didorong secara serius,” tegasnya.

30ee3c90 5449 4ec1 8869 58b04cabb084

Selain mendorong transaksi dagang, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi pemerintah daerah. Kalimantan Timur berupaya memahami berbagai kebijakan dan strategi pembinaan UMKM di Malaysia, yang memiliki pendekatan berbeda di setiap negara bagiannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM Kalimantan Timur semakin mampu bersaing di pasar global serta memperluas jaringan bisnis internasional.

Sementara itu, Presiden Malaysia International Islamic Chamber of Commerce and Industry (MIICCI), Tuan Haji Muhammad Fahmi, menyampaikan bahwa peran utama pihaknya adalah sebagai fasilitator dalam menjembatani kerja sama bisnis lintas negara. Langkah ini dinilai mampu memberikan jaminan keamanan dalam hubungan bisnis internasional, sekaligus meminimalkan risiko penipuan (scam), kecurangan (fraud), serta berbagai potensi pelanggaran lainnya.

910f037e C88b 487e 8585 2f05799b6b81

“Peran inilah yang dijalankan MIICCI, yakni mengurangi risiko dan meningkatkan kepercayaan dalam menjalin kemitraan bisnis,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Business Matching menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat ekosistem industri makanan halal global. Melalui kolaborasi tersebut, terbuka peluang yang lebih luas bagi para pelaku usaha untuk menembus pasar internasional.

“Ini bukan yang pertama dan juga bukan yang terakhir, melainkan sebuah awal. Kami berharap agenda ini dapat terus berlanjut guna mendorong pertumbuhan ekonomi bersama di Malaysia dan Indonesia, khususnya di kawasan Asia, bahkan hingga menjangkau pasar Eropa,” ungkapnya.

Tampak hadir Kepala DPPKUKM Heni Purwaningsih, Ketua Pegawai Eksekusi Malaysia Tuan Mohd Redza Ab Malek, Ketua Kadin Kaltim terpilih, Putri Amanda Nurramadhani serta palaku UMKM kaltim. (Prb/ty)