PKN II Angkatan X Dilepas, Gubernur Kaltim Minta Peserta Bawa Semangat Baru dan Sederhanakan Birokrasi

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan pentingnya peran pemimpin birokrasi yang responsif, berintegritas, serta mampu menghadirkan solusi nyata di tengah kompleksitas tantangan pembangunan daerah.
Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur  Sri Wahyuni  saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud,dalam acara Pelepasan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 yang diselenggarakan di Samarinda, Kamis (1 Oktober 2026).

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kaltim, Gubernur menekankan bahwa esensi kepemimpinan sejati tidak hanya diukur dari jabatan semata, melainkan dari proses pembelajaran yang konsisten.

Pemprov Kaltim mengapresiasi LAN RI atas terselenggaranya program pengembangan kompetensi melalui pola blended learning. Pola ini dinilai efektif karena memungkinkan para peserta untuk terus belajar, berdiskusi, sekaligus tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab kedinasan mereka.

Gubernur Kaltim melalui Sekda mengingatkan bahwa tantangan seorang pemimpin birokrasi hadir secara langsung ketika berhadapan dengan persoalan di lapangan, mengambil keputusan, menggerakkan tim, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

"Hari ini kita membutuhkan pemimpin birokrasi yang responsif, mau mendengar aspirasi masyarakat, memahami persoalan di lapangan, dan mampu menghadirkan solusi yang nyata. Masyarakat tidak selalu membutuhkan penjelasan yang panjang; mereka membutuhkan pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat, pasti, dan memberikan manfaat," demikian ditekankan dalam sambutan tersebut.

Para peserta PKN Tingkat II diminta untuk tidak kembali ke instansi masing-masing dengan pola pikir yang sama. Mereka didorong untuk membawa semangat baru, gagasan segar, serta keberanian melakukan perbaikan—mulai dari mempercepat proses, menyederhanakan birokrasi, hingga memastikan dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

Selain visi dan kemampuan manajerial, aspek integritas dan keteladanan menjadi penekanan utama. Kepemimpinan harus dibangun dengan memberi contoh nyata, di mana apa yang dituntut dari bawahan harus terlebih dahulu tercermin dalam tindakan pemimpinnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap seluruh peserta PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman pelatihan ini sebagai energi penggerak untuk membawa organisasi menuju tingkat yang lebih maju dan pelayanan publik yang semakin prima.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, Sekretaris Utama LAN RI Dr. Andi Taufik, M.Si, Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Adm. Negara Dr. Agus Sudrajat, Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefudin Zuhri, serta Kepala Pusjar SKPP LAN Samarinda Dr. Rahmat, Plt. Kepala Biro Adm Pimpinan Setda/ Kepala Dinas Kominfo Kaltim Ririn Saridewi .