Samarinda – Upaya memperkuat sinergi dan integrasi digital antar daerah terus didorong. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian se-Kalimantan Timur Tahun 2026, Kamis (23/4).
Mengusung tema “Integrasi Layanan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur,” kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi dan penyelarasan sistem digital antar daerah.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Paser, Arief Rahman, saat ditemui di sela kegiatan rakor menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Rakorda tersebut.
“Alhamdulillah, Rakor Diskominfo se-Kaltim ini, sebagaimana yang disampaikan oleh Ibu Sekda, yang paling penting adalah integrasi aplikasi agar kabupaten/kota dapat bersinergi. Sebab, jika masing-masing memiliki aplikasi yang berbeda-beda, hal itu tidak sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, hal terpenting adalah memastikan bahwa seluruh sistem yang dibangun dapat saling mendukung dan terintegrasi, dengan pemerintah provinsi berperan sebagai koordinator.
Arief juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser menyambut baik kegiatan tersebut sebagai ajang tahunan untuk mempererat silaturahmi serta berbagi informasi dan pengalaman antar daerah.
“Ini adalah momentum bagi kita untuk bertemu dan bersilaturahmi. Tentunya banyak hal yang bisa kita bagikan antara kabupaten/kota dengan provinsi, sehingga koordinasi semakin baik dan kita menjadi lebih solid, khususnya di era digital di Provinsi Kalimantan Timur,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kabupaten/kota lain dapat terus mengembangkan digitalisasi secara lebih komprehensif serta aktif berbagi inovasi.
“Kami sangat berharap kabupaten/kota lain dapat mengembangkan digitalisasi secara lebih komprehensif dan saling berbagi. Apa yang kami miliki akan kami bagikan, begitu juga sebaliknya. Itu yang paling penting,” tutupnya.(hend/dfa)