Sekda Kaltim Sambut Peserta PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026, Tekankan Integritas dan Kepemimpinan Berorientasi Dampak
Sefty

 

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Ramah Tamah bersama Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan (Pusjar SKP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Rabu (1/7/2026).

Puluhan peserta pelatihan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sri mengenalkan potensi dan arah pembangunan Kalimantan Timur sekaligus berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan dalam birokrasi.

Mengawali arahannya, Sri Wahyuni menekankan pentingnya membangun integritas dan profesionalisme sebagai fondasi utama seorang pemimpin di sektor publik.

“Mulai dari sekarang kita harus memiliki komitmen untuk menjaga integritas dan menjadikan profesionalisme sebagai sebuah kewajiban. Nantinya seluruh pengalaman, kompetensi, dan nilai-nilai yang kita bangun akan saling terhubung (connecting the dots) dan mengantarkan kita pada pencapaian yang lebih baik,” ujarnya.

Whats App Image 2026 07 02 at 08.59.36

Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai Kalimantan Timur sebagai daerah yang tengah menjadi pusat perhatian nasional.

“Kami ingin berbagi pengalaman. Karena Kalimantan Timur menjadi tuan rumah, ini adalah kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan daerah kami. Sejak dahulu, Kalimantan Timur telah menjadi pusat peradaban, ditandai dengan keberadaan Kerajaan Kutai sebagai kerajaan Hindu tertua di Nusantara. Pada abad ke-4, masyarakat mulai mengenal tulisan melalui Prasasti Yupa. Kini, Kaltim kembali menjadi pusat perhatian dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Semua itu menunjukkan bahwa Bumi Kaltim memiliki posisi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia, bahkan dunia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda Sri turut memaparkan sejumlah tantangan pembangunan Kalimantan Timur yang sekaligus menjadi tantangan kepemimpinan bagi para aparatur pemerintah. Menurutnya, masih terdapat beberapa persoalan strategis yang perlu mendapat perhatian, di antaranya belum meratanya kualitas dan daya saing sumber daya manusia, masih lambatnya transformasi ekonomi, belum optimalnya pembangunan infrastruktur dasar dan penunjang ekonomi, serta masih adanya kesenjangan pendapatan dan pembangunan antarwilayah. Selain itu, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan juga menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diperkuat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Sekda Sri menekankan pentingnya kepemimpinan yang kolaboratif dan adaptif. Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah harus dilaksanakan secara lintas sektor dengan berorientasi pada visi bersama, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui transformasi ekonomi hijau dan hilirisasi, serta didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Ia juga menegaskan bahwa hasil pembangunan harus dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan perlindungan sosial, serta pengurangan angka kemiskinan. Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing tetap menjadi fondasi utama bagi kemajuan Kaltim.

Dirinya turut mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya berhenti pada tahap penyusunan strategi. Menurutnya, setiap kebijakan harus diwujudkan melalui aksi nyata, dipantau pelaksanaannya, serta dievaluasi secara berkelanjutan agar memberikan hasil yang optimal.

Menutup paparannya, Sri menegaskan bahwa pembangunan harus berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan konkret yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kaltim.

Kegiatan ramah tamah tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Hadir dalam kesempatan tersebut Rahmat selaku Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) di Lembaga Administrasi Negara (LAN RI), Sekretaris Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti Pimpinan Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemprov Kaltim, serta undangan lainnya.

Whats App Image 2026 07 02 at 08.59.43 (1)

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para peserta PKN Tingkat II untuk memperoleh gambaran mengenai praktik kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, serta strategi pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam menghadapi berbagai tantangan menuju daerah yang semakin maju dan berdaya saing. (sef/pt)