Sinergi Pemprov Kaltim Kibarkan Semangat Nasionalisme Lewat Pembagian Bendera Masif

SAMARINDA — Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 , Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersiap menggelar aksi pembagian bendera Merah Putih secara masif kepada masyarakat. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan pada 9 Agustus mendatang di kawasan GOR Sempaja (Kadrie Oening).

1 P4 A8800

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim, Arih Franata Filifus (AFF) Sembiring, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim diwajibkan untuk berkontribusi aktif dalam penyediaan dan pembagian bendera.

Secara keseluruhan, Pemprov Kaltim menyiapkan sebanyak 2.600 bendera Merah Putih berukuran 60 x 90 cm untuk dibagikan kepada warga.

ASN Diposisikan sebagai Pelopor Cinta Tanah Air Guna memenuhi target ribuan bendera tersebut, setiap instansi diminta berkontribusi bendera secara bergotong royong. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Biro Umum Setda Kaltim: 80 bendera
  • Bappeda Kaltim: 50 bendera
  • BPKAD Kaltim: 50 bendera
  • Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim: 50 bendera
  • OPD lainnya menyelaraskan jumlah kontribusi.

AFF Sembiring menegaskan bahwa keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat krusial karena ASN merupakan bagian tak terpisahkan dari elemen negara.

"Presiden, bendera Merah Putih, dan Garuda Pancasila adalah simbol negara sekaligus kekayaan bangsa yang dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia. Simbol-simbol ini harus menjadi kebanggaan kita bersama, dan partisipasi ini adalah bentuk nyata wujud cinta tanah air," ujar AFF Sembiring. (5/8)

Tidak hanya terkonsentrasi di area GOR Sempaja, dalam rapat koordinasi tersebut para peserta rapat dan ASN juga ditantang untuk turun langsung membagikan bendera secara pribadi kepada masyarakat luas.

Beberapa titik sasaran utama gerakan ini antara lain:

  • Pasar-pasar tradisional: Menyasar para pedagang dan pengunjung pasar.
  • Pemukiman warga: Mengutamakan masyarakat yang belum memasang bendera di depan rumahnya.
  • Fasilitas Publik: Bendera juga akan dipasangkan langsung di sejumlah tempat ibadah dan sekolah-sekolah pada hari pelaksanaan.

 

Untuk memastikan kelancaran dan ketertiban di lapangan, Pemprov Kaltim telah membagi porsi fungsi (puksi) koordinasi dan pembagian bendera kepada empat instansi utama, yaitu:

  1. Badan Kesbangpol Kaltim
  2. Dinas Kominfo Kaltim
  3. Dinas Pariwisata Kaltim
  4. Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Kaltim

Melalui gerakan gotong royong ini, Pemprov Kaltim berharap semangat nasionalisme dan kemeriahan bulan kemerdekaan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Samarinda dan sekitarnya.