SKOI Kaltim Buktikan Kualitas Pembinaan, Atlet Taekwondo Raih Lima Medali di Malaysia Open 2026
SKOI Kaltim Buktikan Kualitas Pembinaan, Atlet Taekwondo Raih Lima Medali di Malaysia Open 2026

Samarinda – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam membina atlet muda kembali membuahkan hasil membanggakan. Atlet taekwondo binaan Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kalimantan Timur sukses mengharumkan nama daerah setelah meraih lima medali pada ajang MBW International Malaysia Open 2026 yang berlangsung di Negeri Sembilan, Malaysia.

Pada kejuaraan internasional tersebut, kontingen SKOI Kaltim membawa pulang dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, sekaligus menegaskan kualitas pembinaan atlet usia muda yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Img 20260805 W A0030

Dua medali emas dipersembahkan Zaqira Nurhalisa pada kelas Under 46 kilogram putri junior serta Meyka Aurora Wihelina di kelas Under 55 kilogram putri junior. Sementara, dua medali perak diraih Nouval Alfa Meidy pada kelas Under 74 kilogram senior putra dan Sulthan Muzhaffar Syamsi Al Ayyubi di kelas Under 58 kilogram senior putra. Adapun medali perunggu disumbangkan Grescya Renata Silalahi dari kelas Under 49 kilogram putri junior.

Capaian tersebut semakin istimewa karena Nouval Alfa Meidy yang baru berusia 17 tahun mampu menembus babak final pada penampilan perdananya di kategori senior. Prestasi itu menunjukkan kesiapan atlet muda Kalimantan Timur untuk bersaing menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman.

Pelatih Taekwondo SKOI Kaltim Eny Pangestuningsih mengatakan, keberhasilan para atlet merupakan hasil dari sinergi seluruh pihak yang selama ini berperan dalam proses pembinaan, mulai dari atlet, pelatih, orang tua, hingga dukungan SKOI Kaltim.

Img 20260805 W A0015

"Ini hasil kolaborasi orang tua siswa, pelatih, dan SKOI Kaltim. Capaian di Malaysia Open menjadi modal penting bagi atlet-atlet muda Kaltim untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi pada masa mendatang," ujarnya.

Menurut Eny, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Seluruh atlet menjalani program latihan secara konsisten dengan menitikberatkan pada peningkatan kemampuan teknik, kondisi fisik, serta kesiapan mental agar mampu tampil maksimal pada kejuaraan internasional.

Ia meyakini pengalaman bertanding di level internasional akan menjadi bekal berharga bagi para atlet dalam meningkatkan kualitas sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan yang lebih kompetitif pada masa mendatang. 

"Prestasi yang diraih di Malaysia dapat menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu mengharumkan nama Kaltim maupun Indonesia di berbagai kejuaraan internasional. Kami optimistis regenerasi atlet taekwondo Kaltim terus berjalan. Semoga mereka bisa terus berprestasi dan membawa nama daerah di tingkat dunia," tuturnya.

Di balik keberhasilan tersebut, para atlet mendapat pendampingan dari tim pelatih yang terdiri atas Eny Pangestuningsih, Kasdaniati Aziz, serta pelatih fisik Herdiansyah yang terus mengawal proses pembinaan hingga mampu menghasilkan prestasi di level internasional.

Keberhasilan di Malaysia Open 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga prestasi yang dijalankan SKOI Kalimantan Timur berjalan pada jalur yang tepat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak atlet muda Kalimantan Timur mampu menorehkan prestasi serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang internasional. (rey/pt)

Foto : Hendra