Subsektor Kehutanan Kaltim Tetap Aktif, 76 Perusahaan Tersebar di Berbagai Daerah

Samarinda – Sektor kehutanan di Kalimantan Timur masih menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur (BPS Kaltim) tercatat ada 76 perusahaan pertanian subsektor kehutanan yang beroperasi di wilayah ini.

Data tersebut merupakan hasil Updating Direktori Perusahaan Pertanian (DPP) 2025 yang dirilis pada Maret 2026. Dari total tersebut, mayoritas bergerak di budidaya tanaman kehutanan pada hutan alam, hutan tanaman, pembibitan tanaman kehutanan serta penangkaran tumbuhan dan satwa liar. 

Secara sebaran wilayah, Kota Samarinda menjadi pusat aktivitas kehutanan dengan jumlah perusahaan terbanyak. Disusul Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, hingga Paser dan Mahakam Ulu. Sementara jumlah paling sedikit berada di Kutai Barat dan Balikpapan.

Kayu6

“Wilayah dengan jumlah perusahaan budidaya tanaman kehutanan pada hutan alam terbanyak yaitu Kota Samarinda sebanyak 30 perusahaan, dan Kabupaten Berau sebanyak 8 perusahaan. Sedangkan pada perusahaan budidaya tanaman kehutanan pada hutan tanaman sebagian besar juga berlokasi di Kota Samarinda sebanyak 10 perusahaan, diikuti oleh Kabupaten Berau sebanyak 6 perusahaan,” tulis BPS Kaltim.

BPS juga mencatat, beberapa perusahaan menjalankan lebih dari satu jenis usaha kehutanan. Untuk budidaya hutan alam, Samarinda mendominasi, diikuti Berau. Pola serupa juga terlihat pada budidaya hutan tanaman yang masih terkonsentrasi di dua wilayah tersebut.

Adapun usaha penangkaran tumbuhan dan satwa liar tercatat berada di Kabupaten Paser. Sementara sektor pembibitan tanaman kehutanan paling banyak berkembang di Samarinda. 

Data ini menunjukkan bahwa subsektor kehutanan masih menjadi salah satu penopang penting aktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam di Kalimantan Timur. (KRV/pt) 

Sumber: Niaga Asia