Tana Grogot – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52, Kabupaten Paser menggelar acara syukuran yang berlangsung di Hotel Kriyad Sadurengas, Sabtu, 14 September 2024. Kegiatan ini menegaskan peran PKK sebagai mitra pemerintah yang berperan aktif dalam pembangunan melalui pemberdayaan keluarga.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, dr. Yulia Zubir Akmal Malik, Ketua TP PKK Kabupaten Paser, Sinta Rosma Yenti, serta para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Paser.
Dalam sambutannya, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, mengungkapkan rasa bangga atas capaian TP PKK Paser.
"Rasanya tidak berlebihan jika Tim Penggerak PKK Kabupaten Paser mengadakan syukuran pada HKG PKK ke-52 ini. Pemerintah Kabupaten Paser bangga dengan kinerja TP PKK Paser, yang terus berupaya meningkatkan kualitas keluarga masyarakat Paser," ungkapnya.
Bupati Fahmi juga menyinggung penghargaan Manggala Karya Kencana yang diterima Kabupaten Paser dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada bulan Juni lalu.
"Penghargaan ini merupakan bukti nyata dukungan TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, yang memiliki visi bersama dalam mewujudkan keluarga yang beriman, berakhlak mulia, dan sejahtera," tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Fahmi mengapresiasi kehadiran Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kaltim, dr. Yulia Zubir Akmal Malik, yang turut memberikan semangat kepada para kader PKK untuk terus bekerja lebih baik. "Kehadiran beliau tentu menjadi dorongan motivasi bagi kami semua," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Paser bersama TP PKK berhasil mencatat prestasi dalam pencegahan stunting.
"Kabupaten Paser baru saja mendapat penghargaan dari Gubernur Kalimantan Timur sebagai kabupaten dengan capaian tertinggi dalam cakupan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting pada periode Juni 2024. Prevalensi stunting di Paser turun dari 24,9% menjadi 22,4%," papar Bupati Fahmi.
Selain itu, hasil survei terbaru yang dilakukan Pemkab Paser menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Paser pada bulan Juni 2024 hanya mencapai 13 persen, jauh lebih rendah dari data survei sebelumnya.
Bupati Fahmi juga memuji berbagai inovasi yang dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Paser dalam mendukung pembangunan masyarakat. Program-program seperti "PKK Bertanam" yang bertujuan menekan inflasi pangan, isbat nikah massal untuk 786 pasangan suami istri di 10 kecamatan dan inovasi Pokja IV "Si Jari Pamasni" (Generasi Paser MAS bebas anemia) menjadi contoh nyata kontribusi PKK.
Selain itu, program-program lain seperti Gerakan Ekonomi Kreatif Keluarga Sejahtera (Aktif Kesra), serta pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos dan pembangkit listrik oleh Dasawisma di Kelurahan Long Ikis, telah menunjukkan keberhasilan nyata.
"Berbagai penghargaan yang telah diraih PKK Paser, seperti juara 1 Lomba PHBS dan Lingkungan Bersih Sehat Tingkat Provinsi Kaltim, membuktikan bahwa kader-kader PKK tidak pernah berhenti berinovasi dan bekerja keras," ujar Bupati Fahmi.
Dalam kesempatan yang sama, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kaltim, dr. Yulia Zubir Akmal Malik, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara PKK dan pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan.
"Keterlibatan PKK sebagai mitra strategis pemerintah sangat penting dalam mendorong kebijakan dan program-program pemberdayaan masyarakat," jelasnya.
Yulia juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan dan kolaborasi antara TP PKK dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Acara ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Sinta Rosma Yenti sebagai Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Paser, oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kaltim, dr. Yulia Zubir Akmal Malik. Pengukuhan ini ditandai dengan penandatanganan naskah pengukuhan dan penyerahan hadiah lomba, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur.
Kemudian,acara ditutup dengan kunjungan ke stand UP2K dari 10 kecamatan, yang menampilkan berbagai produk hasil kreativitas kader PKK. (rey/pt)